Berita

Seputar Kanwil DJPb

Dialog Interaktif: Kebijakan Anggaran Negara di Masa Pandemi

 

Pangkalpinang, 26 Agustus 2021. Dalam rangka mengenalkan peran APBN untuk mengatasi pandemi COVID-19 di Provinsi Kepulanan Bangka Belitung, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung mengadakan talkshow di RRI Sungailiat dengan tema “Kebijakan Anggaran Negara di Masa Pandemi”. Talkshow ini bertempat di Studio Mini RRI Sungailiat, Lantai IV, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan disiarkan secara interaktif melalui siaran  radio FM 96,4 MHz. Bertindak sebagai narasumber yaitu Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I (PPA I), Ingelia Puspita, Kepala Seksi PPA Ic, Bernard Jan Pieter, dan Staf PPA I, Intan Permata Sari.

Kepala Bidang PPA I, Ingelia Puspita, dalam pengantar dialog tersebut menyampaikan bahwa fokus utama dari APBN 2021 adalah untuk percepatan penanganan pandemi Covid-19 dan melakukan pemulihan ekonomi yang terdampak, namun tetap memperhatikan pencapaian target pembangunan jangka menengah dan panjang. Pada kondisi ini, fungsi APBN sebagai instrumen utama dalam proses stabilisasi ekonomi semakin diperlukan, yaitu melalui penerapan kebijakan counter-cyclical APBN untuk menahan perlambatan laju pertumbuhan ekonomi di masa pandemi.

Tidak lama setelah pengantar dari Bu Inge, langsung disambut oleh beberapa pertanyaan dari para pendengar. Antara lain pertanyaan dari Pak Hermanto, seorang petani dari Zed yang menanyakan alokasi anggaran untuk membantu para petani. Bu Inge menjelaskan bahwa anggaran di sektor pertanian untuk mengatasi pandemi COVID-19 banyak berupa program padat karya dengan mempekerjakan petani sekitar untuk membangun infrastruktur pendukung pertanian.

Pada segmen selanjutnya, Ibu Siti dari Kacang Pedang menanyakan terkait anggaran infrastruktur di Bangka Belitung. Intan Permata Sari menjabarkan bahwa walaupun masih dalam masa pandemi, pemerintah tetap berusaha merealisasikan rencana output yang telah direncanakan. Anggaran infrastruktur pada tahun 2021 ini berupa pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan, lanjutan rehabilitasi Pelabuhan Tanjung Batu dan pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular. Selain itu, ada juga pembangunan infrastruktur perumahan dan permukiman serta sumber daya air.

Pada akhir sesi dialog, Pak Bernard menjelaskan bahwa total penyerapan anggaran per 15 Agustus 2021 sebesar 1.563 milyar atau 55,9% dari total pagu 2.796 milyar. Realisasi terbesar ada pada belanja pegawai sebesar 69,1% diikuti dengan belanja barang sebesar 53,2%, kemudian belanja bansos sebesar 49,3%, dan yang terkecil 42,2%. Ingelia Puspita menambahkan bahwa untuk mengakselerasi penyerapan dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan anggaran, kunci utamanya terdapat pada K/L itu sendiri. Satuan kerja K/L disarankan untuk mereviu perencanaan (alokasi, mekanisme, dan jadwal) atas pelaksanaan kegiatan di sisa TA 2021 secara periodic. Potensi permasalahan yang akan dihadapi di sisa TA 2021 perlu dipetakan dan dimitigasi. Kemudian Satker juga perlu melakukan percepatan pelaksanaan kegiatannya agar tidak menumpuk pada akhir tahun anggaran. Selain itu, koordinasi dengan eselon I, KPPN, Kanwil DJPN, dan pihak eksternal lainnya harus tetap ditingkatkan.

Comments powered by CComment

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung
Jl. Sungai Selan No. 91, Kota Pangkalpinang
Call Center: 0812-7345-2957
Tel: (0717) 433405 Fax: (0717) 435802

IKUTI KAMI

Search