Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo yang melanda wilayah Sulawesi Barat pada 15 Januari 2021 mengakibatkan kerusakan yang cukup berat pada Gedung Keuangan Negara (GKN) Mamuju. Sejak adanya gempa tersebut hingga tahun 2024, seluruh unit Kementerian Keuangan yang berada di wilayah Kabupaten Mamuju, menempati dan berkantor di gedung yang terpisah. Menyikapi hal tersebut, pada tahun 2024 Kementerian Keuangan mencanangkan pembangunan kembali GKN Mamuju yang berada di Jl. Soekarno Hatta, Karema, Kec. Mamuju.
Rekonstruksi GKN Mamuju ini ditandai dengan adanya acara Groundbreaking Rekonstruksi Gedung Keuangan Negara Mamuju yang dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2024. Acara seremonial ini dihadiri oleh Pj. Bupati Mamuju, Staf Ahli Gubernur Sulawesi Barat, Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Barat dan seluruh jajaran Pimpinan dan Pegawai Kementerian Keuangan Sulawesi Barat. Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mamuju, Ferry Taufik Saleh, yang juga berkesempatan hadir dalam acara ini mengungkapkan bahwa acara groundbreaking ini merupakan tonggak penting bagi Kementerian Keuangan di Sulawesi Barat. "Groundbreaking hari ini merupakan satu momentum untuk bisa kembali bangkit dengan membangun suatu gedung baru. Ada satu semangat baru untuk lebih dekat melayani masyarakat," ungkapnya.
Kepala KPPN Mamuju juga menekankan pentingnya kolaborasi yang baik di antara semua pihak, termasuk vendor yang terlibat dalam proyek ini. "Kami berharap para vendor dapat bekerja dengan aman, mengutamakan keselamatan, dan memastikan proyek ini sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Dengan demikian, pembangunan ini dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari pembiayaan Kementerian Keuangan," tambahnya.
Pembangunan Gedung Keuangan Negara Mamuju ini diharapkan akan memberikan dampak besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keuangan di Sulawesi Barat, serta menjadi simbol semangat baru untuk bangkit dan memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat.










