Tobelo, 30 Maret 2026

TOBELO – Dalam rangka mengoptimalkan tata kelola keuangan negara dan meningkatkan pemahaman satuan kerja (Satker), Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Tobelo sukses menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada Senin, 30 Maret 2026. Diskusi terpumpun ini difokuskan pada Pengenalan Financial Advisory Central Government serta tata cara Penggunaan Supplier pasca implementasi SPAN 2.0.
Kegiatan ini menghadirkan Bapak Andre Olvijanto Palohon sebagai narasumber utama. Dalam sesi paparannya, beliau memberikan arahan strategis dan menekankan betapa krusialnya pelaksanaan Financial Advisory Central Government dalam menjaga akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan anggaran di tingkat Satker.
Selain itu, FGD ini juga mengupas tuntas berbagai penyesuaian teknis seiring dengan bergulirnya pembaruan sistem SPAN 2.0. Bapak Andre menjelaskan bahwa pembaruan ini membawa dampak positif, khususnya terkait penyederhanaan birokrasi pada aplikasi SAKTI.
Salah satu hal yang paling signifikan adalah perubahan pada mekanisme pendaftaran dan penggunaan supplier atau pihak ketiga. Dengan adanya SPAN 2.0, kini Satker tidak perlu lagi melakukan pendaftaran supplier baru di aplikasi SAKTI apabila supplier tersebut sudah pernah didaftarkan oleh Satker lain.
Sentralisasi data supplier ini merupakan langkah maju dalam digitalisasi keuangan negara. Kebijakan ini disambut antusias karena dinilai sangat solutif dalam memangkas waktu proses administrasi. Ke depannya, inovasi ini dipastikan akan sangat memudahkan beban kerja Satker dalam melakukan pelaporan serta administrasi pembayaran tagihan kepada para vendor.
Melalui kegiatan FGD ini, KPPN Tobelo berharap seluruh Satker mitra kerjanya dapat segera beradaptasi dengan perubahan sistem SPAN 2.0, sehingga proses pencairan anggaran dan layanan publik di wilayah kerja KPPN Tobelo dapat berjalan semakin cepat, tepat, dan transparan.



#kemenkeuri
#intress
#kppntobelo
#djpbmalut
#amansetarabersamadjpb
#BersamaDJPb








