BERITA

IPFE, Sebuah Langkah Mengatisipasi Kemajuan Procurement di era Digital

Yogyakarta, djpb.kemenkeu.go.id - Untuk membangun komunikasi antar-stakeholder pengadaan serta mengenalkan usaha nasional dan produk dalam negeri kepada para pemegang keputusan pada instansi pemerintah ataupun BUMN/BUMD, Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) menyelenggarakan kegiatan Indonesia Procurement Forum dan Expo (IPFE) di Jogja Expo Center (JEC) pada tanggal 19-21 Maret 2019. IPFE yang telah diselenggarakan kelima kalinya ini mengusung tema Optimizing Procurement in The Digital Economy Era.

“Mudah-mudahan pada kesempatan lain lebih banyak instansi pemerintah untuk dapat berpartisipasi dalam forum ini, sehingga benar-benar menjadi sarana untuk saling berbagi dalam pengadaaan barang dan jasa Indonesia yang lebih baik di masa yang akan datang,” ungkap Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat IAPI Sonny Sumarsono saat menyampaikan sambutannya. IPFE selanjutnya akan dilaksanakan di Bali pada tahun 2020.

Selain menyelenggarakan seminar yang membahas mengenai pengadaan barang dan jasa, dalam IPFE ini juga dihadirkan pameran produk barang dan jasa dengan total 60 stand produk barang dan jasa penyedia e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Bersinergi dengan beberapa unit eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan, Ditjen Perbendaharaan ikut berpartisipasi dengan menjadi bagian dari booth Kementerian Keuangan. Berbagai informasi tentang pengelolaan keuangan negara khususnya pada belanja barang/jasa secara detail dapat diperoleh pada booth Ditjen Perbendaharaan. Kelengkapan dan kesiapan booth Ditjen Perbendaharaan telah ditinjau langsung oleh Sesditjen Perbendaharaan R.M. Wiwieng Handayaningsih.

“Hari ini kita mendapat kehormatan, ada 3 kementerian yang mengisi booth yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian PUPR yang menampilkan inovasi-inovasinya,” jelas Sonny Sumarsono.

Seminar yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, akan membahas pengadaan dengan pembicara baik dari LKPP, IAPI maupun dari pakar, akademi serta praktisi berpengalaman.

“Semoga seluruh peserta dapat mendapatkan manfaat yang optimal dari acara ini,” harap Sonny. (TAP)