BERITA

Mengakselerasi Peningkatan Kapabilitas Literasi Pegawai DJPb Melalui Sharing Session Writing Skills

Jakarta,  djpb.kemenkeu.go.id,-Writing is reading, writing is thinking”. Sebaris kalimat dari Pepih Nugraha ini menjadi pemantik diskusi dan proses pembelajaran dalam kegiatan Sharing Session Writing Skills yang diselenggarakan Direktorat Sistem Perbendaharaan (DSP) di Jakarta (Jumat, 29/03).
Dalam proses pembelajaran, Pepih Nugraha yang merupakan wartawaan senior Kompas dan salah satu pendiri Kompasiana, menekankan pentingnya kemampuan menulis opini bagi peserta sharing session.
 
"Kemampuan menulis opini penting terutama karena menulis opini berarti menyebarluaskan gagasan, mentransfer ide dan gagasan kepada orang lain ke ruang publik. Menulis opini juga merupakan rekreasi intelektual yang mengasah otak, menajamkan pikiran, menantang munculnya ide-ide baru, serta menantang pendapat orang atau pihak lain dengan data dan argumentasi yang siap diperdebatkan." ungkap Pepih
 
Masih menurut Pepih, opini juga dapat diartikan sebagai pandangan (ilmiah) seseorang tentang suatu masalah. 
 
"Opini merupakan pendapat yang harus bisa dipertanggungjawabkan dengan data dan dalil-dalil ilmiah yang disajikan dalam bahasa yang lebih populer. Data dan dalil-dalil ilmiah merupakan unsur esensial, terutama di era sekarang – era ketika kebenaran begitu gampang diputarbalikkan".  Pepih menjelaskan.
 
Kegitan Sharing Session Writing Skills sendiri, menurut Kepala Subdirektorat Penelitian dan Pengembangan, dan Kerjasama Kelembagaan Dit.  SP, Windraty Ariane Siallagan, diselenggarakan untuk mengakselerasi upaya peningkatan kapabilitas literasi pegawai DJPb. 
 
"Dengan terus bergulirnya proses transformasi kelembagaan, fokus pekerjaan DJPb bergeser dari yang bersifat klerikal menjadi analitis. Hal ini menjadikan writing skills sebagai kompetensi dasar yang perlu terus dikembangkan secara bertahap dan berkesinambungan." terang Windraty saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut. 
 
Manfaat dari writing skills utamanya adalah sebagai sarana terbaik untuk meningkatkan critical thinking yang dibutuhkan oleh seluruh pegawai DJPb dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dengan menggunakan pendekatan logis. 
 
Sementara itu peserta kegiatan tersebut adalah para pegawai DJPb yang selama ini telah aktif menuliskan buah pikiran untuk didiskusikan melalui website FKP yang terdiri dari sembilan orang kontributor tulisan terbanyak pada website Forum Kajian Perbendaharaan (FKP) dari kantor pusat, kantor wilayah, dan KPPN. 
 
FKP merupakan ruang pembelajaran di mana insan perbendaharaan dapat saling mempertukarkan ide, masukan, kajian, maupun inovasi dalam kerangka pengembangan organisasi DJPb. (Kontributor Subdit Litbang dan KK DSP)