BERITA

Wamenkeu: Pembiayaan UMi Salah Satu Instrumen Penguatan Fiskal

Yogyakarta, djpb.kemenkeu.go.id. -- Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menjelaskan bahwa Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) mampu menjadi salah satu instrumen yang mendukung penguatan fiskal nasional. Hal tersebut disampaikan Mardiasmo dalam kegiatan internalisasi dan in depth practice pembiayaan UMI dalam rangka strategi perluasan jangkauan penerima manfaat Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Yogyakarta, Rabu (26/06).
 
 
“Pembiayaan Ultra Mikro sekarang telah menjadi salah satu instrumen yang mendukung ketahanan fiskal apabila dapat dikelola dengan baik dan lebih efisien oleh Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (PIP), juga mengedepankan pengelolaan self financing dan prinsip good governance,” pesan Mardiasmo.
 
Sampai dengan bulan Mei tahun 2019 Pembiayaan UMi yang telah disalurkan kepada kurang lebih 950.000 nasabah adalah sekitar Rp2,5 triliun dan sebagian besar nasabah rata-rata melakukan pinjaman sebesar Rp2,7 juta. Pemerintah terus memperluas jangkauan Pembiayaan UMi supaya semakin banyak masyarakat yang mudah mendapatkan permodalan dengan cepat.
 
Dalam kesempatan yang sama Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono berharap supaya Pembiayaan UMi dapat segera menjangkau masyarakat dengan meningkatkan pengelolaannya oleh BLU PIP dan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah setempat.
 
“Pembiayaan Ultra Mikro ini betul-betul dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil yang membutuhkan modal relatif kecil, dan kami berharap nasabah UMi yang telah sukses dapat masuk ke program pembiayaan yang mempunyai plafon lebih tinggi untuk meningkatkan usahanya,” harap Marwanto.
 
Kegiatan yang bertujuan memperluas jangkauan penerima manfaat Pembiayaan Ultra Mikro ini dihadiri juga oleh Pejabat eselon II kantor pusat Ditjen Perbendaharaan dan seluruh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan, Direktur Utama PIP, serta stakeholders penyalur Pembiayaan UMi. [DK]