Kanwil dan KPPN adalah agent of change bagi stakeholders

Wawancara dengan Kakanwil Ditjen PBN Provinsi  Sulawesi Utara (Hasudungan Siregar)
Apa pendapat Bapak mengenai sosialisasi SPAN yang diadakan di Manado ini?

Pertama-tama kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan kantor pusat DJPBN kepada kota manado sebagai kota tujuan pertama dalam rangka pelaksanaan sosialisasi / roadshow SPAN, dimana para pesertanya adalah para kepala KPPN, Kepala Bagian Umum, Kepala Bidang Aklap dalam wilayah Indonesia Bagian Timur dan beberapa satker vertikal instansi pusat. Khusus peserta dari satuan kerja mungkin akan lebih efektif apabila yang mewakili adalah satker - satker tingkat wilayah sehingga diharapkan setelah mengikuti sosialisasi ini mereka dapat menginformasikan kembali apa yang mereka peroleh kepada satker - satker di bawahnya.

Apakah sosialisasi ini cukup efektif untuk memberikan gambaran awal mengenai SPAN kepada para pegawai yang masih awam?
Seperti kita ketahui SPAN lahir sebagai tuntutan lanjutan dari reformasi keuangan yang ditandai dengan terbitnya paket Undang - Undang Keuangan Negara. Selama ini para pegawai kita masih banyak yang awam terhadap SPAN dan belum memiliki gambaran yang memadai seperti apakah SPAN itu, sehingga pelaksanaan sosialisasi / roadshow SPAN di kota Manado pada kesempatan ini merupakan langkah awal yang cukup efektif untuk memberikan gambaran awal mengenai SPAN, sekaligus diharapkan dapat mendorong para pegawai untuk lebih meningkatkan kemampuannya terutama kemampuan bidang IT (Informasi Tekhnologi) dari sekarang, sebelum diberlakukannya SPAN secara efektif pada tahun 2012.

Apakah materi yang disampaikan dan narasumber yang hadir sudah sesuai dengan harapan Bapak sebelum mengikuti sosialisasi ini ? kalau tidak, apa masukan Bapak yang dapat di gunakan untuk perbaikan pada sosialisasi di tiga kota tersisa?
Materi yang disampaikan dan narasumer yang hadir telah sesuai dengan harapan yang diinginkan, materi yang disampaikan memberikan gambaran awal SPAN yang menguraikan keadaan sistem keuangan negara pada saat ini dan sistem keuangan negara yang diharapkan terwujud pada masa yang akan datang. Sedangkan narasumber yang hadir pada sosialisasi ini adalah orang - orang yang cukup memliki kompetensi dan pengetahuan tentang SPAN. Metode penyampaian dilakukan dengan cara yang efektif yaitu metode diskusi sehingga terjadi komunikasi dua arah, dengan metode penyampaian seperti ini lebih mendorong para peserta untuk aktif mengetahui SPAN sehingga diharapkan tujuan yang ingin dicapai dari sosialisasi ini dapat tercapai. Masukan yang dapat kami sampaikan untuk perbaikan pada sosialisasi di tiga kota berikutnya adalah materi - materi yang akan disampaikan pada sosialisasi hendaknya jauh hari sebelumnya telah diterima terlebih dahulu oleh peserta sehingga peserta mempunyai waktu yang cukup untuk dapat membaca dan mempelajari terlebih dahulu, yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan masukan - masukan pada saat sosialisasi berlangsung.

Bagaimana pendapat Bapak mengenai media informasi yang digunakan sebagai sarana komunikasi SPAN yaitu KabarSPAN dan Website SPAN? Apakah cukup informatif ataukah masih ada perbaikan yang harus dilakukan lagi?
Media informasi yang digunakan sebagai sarana komunikasi SPAN saat ini yaitu KabarSPAN dan Website SPAN. KabarSPAN baru 1 kali terbit telah memberikan gambaran umum secara singkat tentang SPAN dan cukup informatif, terlebih KabarSPAN dikemas dalam bentuk pamflet dan seperti kita ketahui informasi ringan berbentuk pamflet dapat menimbulkan rasa keingin-tahuan orang yang melihat pamflet tersebut. Masukan bagi KabarSPAN adalah agar KabarSPAN diterbitkan secara periodik dan rutin minimal setiap triwulan dan pamflet tersebut didistribusikan ke instansi vertikal di bawah Kanwil / KPPN dalam jumlah yang cukup untuk di sediakan di meja CSO (Costumer Serfice Officer), sehingga siapapun yang memerlukan bisa segera mengambil dan membacanya. Saat ini karena keterbatasan distribusi KabarSPAN maka yang dapat kami lakukan adalah menempelkan pada papan pengumuman, sedangkan website SPAN sangat informatif terlebih ada forum SPAN sehingga para pengunjung situs dapat memberikan tanggapan dan masukan atas isu yang terjadi saat ini. Perbaikan yang perlu dilakukan meningkatkan sosialisasi keberadaan website SPAN kepada para pegawai dan stakeholder serta melakukan updatang website SPAN secepat mungkin tentang berita kegiatan kegiatan tentang SPAN yang sedang dilakukan.

Ada masukan dari beberapa satker di wilayah kerja Bapak yang hadir pada sosialisasi ini, bahwa mereka mengharapkan ada sosialisasi serupa atau lanjutan di masa yang akan datang untuk menambah informasi lebih banyak mengenai perubahan manajemen keuangan yang berdampak pada pelaksanaan tupoksi mereka. Apakah tanggapan Bapak mengenai hal ini?
Kontribusi apa yang dapat dilakukan oleh unit kerja Ditjen Perbendaharaan yaitu Kanwil dan KPPN dalam menyikapi hal seperti ini?
Sosialisasi SPAN serupa atau lanjutan di masa yang akan datang perlu dilakukan lebih intensif kepada para stakeholder sebagai salah satu langkah dalam menyamakan persepsi dan meningkatkan kemampuannya. Kontribusi yang dilakukan oleh unit kerja Ditjen Perbendaharaan yaitu Kanwil dan KPPN adalah sebagai guru dan agent of change bagi para stakeholder, untuk itu kami memandang perlu untuk dilakukan TOT (Training Of Trainers) kepada para pegawai Kanwil dan KPPN sebagai ujung tombak Ditjen Perbendaharaan di Daerah yang langsung bersentuhan dengan satker.

Apakah Bapak optimis bahwa dengan sosialisasi seperti ini dapat meningkatkan tingkat keberhasilan SPAN di masa yang akan datang?
Kami sangat optimis sosialisasi ini dapat meningkatkan tingkat keberhasilan SPAN, dengan tersosialisasinya SPAN kepada para pegawai dan stakeholder dengan baik maka akan tercapai persamaan pandangan dan menyatukan langkah kita untuk keberhasilan pelaksanaan SPAN.