BERITA

Hari ORI ke-72, Menkeu Ajak Bahu-Membahu untuk Bangkit Kembali

Jakarta, djpb.kemenkeu.go.id, - Nuansa duka terasa sekali mewarnai peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (ORI) ke-72 di Kementerian Keuangan tahun ini, Selasa (30/10). Upacara dan perayaan Hari ORI ke-72 ini tidak diiringi dengan kemeriahan rangkaian kegiatan perayaan seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain karena sejumlah bencana alam yang belum lama terjadi yang juga membawa korban fisik dan materiil bagi personil dan sarana prasarana kantor vertikal Kementerian Keuangan termasuk DJPb, kedukaan terberat muncul karena sehari sebelumnya (29/10) 21 orang putra-putri terbaik Kementerian Keuangan turut menjadi korban musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di perairan Karawang, termasuk enam orang pejabat/pegawai di lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung.

Hal tersebut dinyatakan secara jelas oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selaku pembina upacara dalam sambutannya. "Mereka sedang menuju tempat tugas untuk berbakti bagi negeri," tambah Sri Mulyani.

Dalam sambutannya pula, selain tetap mengingatkan kembali makna filosofis dan kilas balik sejarah hari ORI, Sri Mulyani berpesan kepada segenap jajaran untuk tetap menjaga kewaspadaan dalam pengelolaan keuangan negara dan perekonomian agar momentum pertumbuhan dan pembangunan Indonesia tetap terjaga. Diperlukan kemampuan untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan tantangan seperti perlambatan global, peningkatan ketegangan perdagangan, dan pengetatan likuiditas keuangan dunia. Tak lupa Sri Mulyani berpesan agar tetap melindungi mereka yang paling rentan dan tertinggal dalam kondisi seperti ini serta untuk mendorong kemajuan, produktivitas, serta daya saing ekonomi dan bangsa.

Terkait bencana gempa bumi maupun tsunami yang beberapa waktu lalu melanda sejumlah daerah seperti Lombok, Palu, dan Donggala, Sri Mulyani mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dari berbagai kalangan. “Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, bekerja sama dengan masyarakat, sukarelawan baik dari dalam maupun luar negeri bahu-membahu membantu saudara kita yang tertimpa bencana untuk bangkit kembali dan membangun daerahnya.”

Upacara yang dihadiri oleh para pejabat dan pegawai Kementerian Keuangan ini dilaksanakan di lapangan Kantor Pusat Kementerian Keuangan Jakarta ini merupakan acara puncak peringatan Hari ORI ke-72. Dalam kesempatan ini Menteri Keuangan juga memberikan sejumlah penghargaan seperti penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya, penyerahan Piagam Penghargaan Pegawai Berprestasi, Pegawai Teladan, serta Pemenang Lomba Kantor Wilayah Terbaik dan Pemenang Lomba Kantor Pelayanan Terbaik di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun 2018.

DJPb untuk tahun ini menerima sejumlah penghargaan di antaranya Peringkat I Kantor dengan implementasi PUG Terbaik Kementerian Keuangan tahun 2018 untuk Unit Eselon I (Kantor Pusat DJPb), Kantor dengan Implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Terbaik Kementerian Keuangan tahun 2018 untuk Unit Vertikal (KPPN Jakarta VI), Peringkat II Kanwil Terbaik Kementerian Keuangan tahun 2018 (Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Barat), Peringkat I, II, dan III Kantor Pelayanan Terbaik di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun 2018 (masing-masing KPPN Madiun, KPPN Klaten, dan KPPN Gorontalo), serta 12 Pegawai Berprestasi Kementerian Keuangan Tahun 2018 dari DJPb.

Selain di Jakarta, upacara Hari ORI juga diadakan di seluruh provinsi di mana perwakilan Kementerian Keuangan berada, dipusatkan di ibukota provinsi masing-masing. [PW/LRN]