BERITA

Dirjen Perbendaharaan: Tingkatkan Layanan dan Kesiapan IT Hadapi Akhir Tahun Anggaran 2018

Madiun, djpb.kemenkeu.go.id, - Kelancaran pencairan dana APBN di penghujung tahun 2018 tidak hanya didukung oleh kualitas realisasi belanja seluruh satuan kerja kementerian/lembaga, tetapi juga perlu didukung oleh sumber daya Kementerian Keuangan c.q Ditjen Perbendaharaan sebagai bendahara umum negara baik dari sisi pelayanan kepada stakeholder maupun dari kesiapan infrastruktur teknologi dan informasi dalam melayani masalah-masalah yang muncul saat pencairan dana APBN. Hal tersebut mengemuka dalam arahan Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono dalam kunjungan kerjanya di KPPN Madiun, Selasa (27/11).

“Dalam setiap akhir tahun anggaran sering ditemui hal-hal yang menjadi kendala dalam pekerjaan kita mencairkan dana APBN. Oleh sebab itu di bulan Desember nanti kita harus persiapkan dengan maksimal, supaya tugas yang diberikan dapat selesai, baik dari pelayanan yang kita berikan maupun kesiapan IT kita,” pesan Marwanto.

Kunjungan kerja ini merupakan agenda Dirjen Perbendaharaan untuk memastikan kesiapan kantor vertikal Ditjen Perbendaharaan menghadapi akhir tahun anggaran 2018 yang segera berakhir. Marwanto menambahkan bahwa di akhir tahun 2018 ini KPPN sebagai pengelola dana APBN pada satuan kerja di wilayahnya masing-masing juga perlu berhati-hati dalam bekerja. Kualitas layanan harus maksimal, karena kuantitas pekerjaan yang menumpuk di akhir tahun sering menjadi penyebab muncul hal-hal yang menurunkan kualitas layanan kita dalam menyalurkan dana APBN di seluruh wilayah Indonesia. Selain meningkatkan pelayanan kepada stakeholder di akhir tahun anggaran 2018, Marwanto berharap satuan kerja pada Ditjen Perbendaharaan yaitu KPPN dan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan memberikan contoh yang baik sebagai satker dalam mengelola anggaran di wilayahnya masing-masing. “Kita perlu menjadi contoh yang baik sebagai instansi yang menyalurkan APBN di daerah sekaligus dalam mengelola anggaran sebagai satker, jaga kredibilitas dan kepercayaan kita sebagai pengelola keuangan negara,” demikian Marwanto berharap kepada seluruh pejabat dan pegawai yang hadir. Dalam kunjungan kerja tersebut selain memeriksa kesiapan front office layanan perbendaharaan di KPPN Madiun, Marwanto juga melakukan pengecekan infrastruktur IT, di antaranya pemeriksaan instalasi jaringan server aplikasi dan komunikasi. Marwanto mengungkapkan secara umum, segenap kantor pelayanan perbendaharaan dan kantor vertikal Ditjen Perbendaharaan telah siap untuk memberikan layanan perbendaharaan di akhir tahun anggaran 2018 ini. [DK]

 

 Oleh: Media Center Ditjen Perbendaharaan