BERITA

Menkeu SMI : Kerja Profesional Wujud Kontribusi bagi Pembangunan

Saumlaki, djpb.kemenkeu.go.id,- Berperan serta dalam pembangunan infrastruktur yang ada di daerah-daerah terpencil di Indonesia dengan bekerja secara profesional sebagai pengelola keuangan negara menjadi kewajiban setiap pegawai Kementerian Keuangan yang bertugas di seluruh wilayah NKRI. Hal tersebut mengemuka dalam arahan Menkeu Sri Mulyani Indrawati dalam tinjauan kerjanya di KPPN Saumlaki Jumat(11/01).

Menkeu yang didampingi oleh para pejabat eselon I Kemenkeu, di antaranya Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono, mengungkapkan bahwa kantor vertikal Kementerian Keuangan  mempunyai tugas yang besar dalam turut serta memajukan perekonomian di daerah masing-masing.
“Kita mempunyai tanggung jawab yang lebih besar, ikut mengelola belanja negara baik yang melalui kementerian lembaga yang diantaranya digunakan untuk membangun infrastruktur seperti jembatan, pelabuhan dan jalan nasional dan dana transfer ke daerah” pesan Sri Mulyani.
 
Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa dalam menyelesaikan tahun anggaran 2018 tidaklah mudah, beberapa kendala masih dijumpai terutama di daerah-daerah terpencil seperti konektivitas jaringan internet yang tidak stabil. Baik akibat kendala cuaca yang buruk maupun infrastruktur jaringan yang rusak, meski demikian Sri Mulyani mengapresiasi Ditjen Perbendaharaan yang berhasil mengelola belanja negara dengan cukup baik, dengan realisasi hampir 100% di tahun 2018. “Dari sisi belanja, tahun ini kita juga belanja dengan cukup baik, hampir mencapai 100%, dan untuk ini terutama saya ingin menyampaikan terimakasih kepada jajaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan, hal tersebut tidaklah mudah, terutama di daerah-daerah yang punya koneksi internet tidak stabil. Kita akan terus membangun infrastruktur agar konektivitas semakin baik hingga tidak ada lagi perasaan kita berada di daerah terpencil di Indonesia” ungkap Sri Mulyani.
Untuk tahun 2019 Sri Mulyani turut berpesan supaya menjaga netralitas sebagai Aparatur Sipil Negara(ASN). “Saya ingin menutup dengan mengatakan kita memasuki tahun 2019 ini bukan tahun yang mudah karena akan banyak sekali kondisi ketidakpastian dari dalam maupun dari luar negeri, kita semua sebagai ASN anda semua dibekali dengan apa yang boleh dilakukan maupun tidak boleh dilakukan, jaga integritas dan sikap anda” tutup Sri Mulyani.
 
 
Tinjauan kerja ini merupakan salah satu rangkaian agenda kunjungan Menkeu Sri Mulyani di Provinsi Maluku yang agenda utamanya adalah peresmian Jembatan Leta Oar Ralan yang sebelumnya dikenal sebagai Jembatan Wear Arafura bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto : Biro KLI (Berita selengkapnya >>> https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/jembatan-leta-oar-ralan-di-maluku-dibangun-dengan-sbsn/ ). [DK/Foto:AAW]
 
 
Oleh: Media Center Ditjen Perbendaharaan