BERITA

Dirjen Perbendaharaan: Pegawai Milenial Harus Cerdas Menyikapi Isu

Jakarta, djpb.kemenkeu.go.id,- Para pegawai yang berasal dari generasi milenial, termasuk di dalamnya para pegawai baru Kemenkeu di lingkungan Ditjen Perbendaharaan merupakan kelompok yang penting keberadaannya di era komunikasi digital saat ini. Hal ini dikarenakan karakteristik generasi ini, dimana budaya digital dan interaksi dengan ‘gadget’ merupakan bagian dari personalitas kaum milenial. Dengan demikian, mereka sangat intens terpapar pengaruh positif sekaligus negatif dari arus informasi dunia maya.

Memahami betul karakteristik SDM milenial yang demikian, Dirjen Perbendaharaan, Marwanto Harjowiryono dalam berbagai kesempatan terus mengingatkan  agar generasi muda DJPb khususnya pegawai milenial untuk menjaga integritasnya dengan menyadari posisinya sebagai bagian dari aparatur negara yang memiliki kaidah norma dalam bersikap dan bertindak. Termasuk dalam menyikapi isu-isu negatif yang berkembang terkait pelaksanaan tusi Kemenkeu dan DJPb.

“… selalu menjadi insan muda DJPb yang cerdas dalam menyikapi isu yang muncul di media. Mampu menganalisis sesuai fakta, sebelum menyerap informasi-informasi yang menjelek-jelekkan institusi atau kebijakan”, demikian pesan Dirjen Perbendaharaan kepada para pegawai baru DJPb dalam Program Induksi dan Orientasi Jilid II, di Kantor Pusat DJPb (01/02).

Pernyataan ini sejalan dengan pesan Marwanto dalam beberapa kesempatan lain (lihat berita Town Hall Meeting DJPb 2019-08/02) mengenai pentingnya seluruh jajaran DJPb untuk memahami dan mengenal betul keuangan negara dan pengelolaan APBN, khususnya indikator-indikator yang menggambarkan kondisi sebenarnya APBN saat ini, agar ketika ada pemutarbalikan fakta di khalayak umum atau melalui media, para pejabat dan pegawai DJPb dapat turut meluruskannya.