Kantor Vertikal DJPb Turut Sukseskan dan Jaga Program PEN Bersama Otoritas dan Entitas Lokal

Mendekati penghujung tahun 2020, dampak pandemi Covid-19 dalam berbagai bidang kehidupan masih terus terasa. Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III yang mulai bergerak kembali ke arah positif membawa optimisme untuk terus maju dan bangkit menghadapi tantangan akibat pandemi. Perputaran roda perekonomian perlu dijaga agar pergerakannya terus membaik, termasuk dengan memperkuat sektor lain seperti kesehatan dan kesejahteraan sosial. Pemerintah pun terus menjalankan program-program dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Mengingat wilayah nusantara yang berupa kepulauan dengan tantangan geografisnya, Kementerian Keuangan termasuk Ditjen Perbendaharaan melalui kantor-kantor vertikalnya turut hadir dalam menjaga terlaksananya program-program PEN di seluruh penjuru NKRI. Monitoring dan evaluasi terus dilakukan, bersama dengan upaya untuk senantiasa menerapkan perbaikan yang diperlukan, dengan penyesuaian pada aspek khas wilayah masing-masing.

Di Bali misalnya, pariwisata yang sempat meredup dirasa perlu untuk kembali ditingkatkan dengan tetap mempertimbangkan penerpan protokol kesehatan yang utama. Dengan demikian, tidak hanya sektor pariwisata saja yang tumbuh, melainkan perekonomian sektor UMKM juga diharapkan bisa kembali bangkit. Untuk itu, Kanwil DJPb Provinsi Bali melakukan serangkaian Focus Group Discussion (FGD) dengan beberapa satuan kerja terkait, Bali Tourism Board (BTB) , Asephi, dan beberapa satker instansi yang terkait sektor pariwisata guna membahas program PEN di wilayah Bali.

Koordinasi dengan pihak-pihak lain untuk memastikan kebijakan yang diambil sudah bersifat komprehensif juga tampak dari kegiatan Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Selatan. Menggandeng satuan kerja dan pemerintah daerah setempat, Kanwil DJPb sumsel mengadakan rapat koordinasi penanganan resiko dan Pemulihan Ekonomi Nasional demi membahas dan mempercepat program PEN di Sumatera Selatan.

Sektor UMKM pun tidak lepas dari dukungan program PEN. Selain dalam bentuk bantuan subsidi, insentif, maupun keringanan, gerakan seperti berbelanja di UMKM pun dapat digiatkan di setiap daerah. Contohnya seperti yang dilakukan oleh KPPN Mukomuko. Adanya gerakan meningkatkan belanja pada sektor UMKM diharapkan bisa mendukung kembali bergeraknya perekonomian dan mempercepat pulihnya ekonomi nasional akibat terdampak pandemi.

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search