Peran KSAP di Balik Raihan Opini WTP LKPP

Pelaporan Keuangan RI pada Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2020 yang berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kelima kalinya merupakan salah satu bukti keberhasilan dari peran Komite Standar Akuntansi Pemerintah (KSAP). Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengapresiasi hal tersebut pada acara Peringatan Hari Jadi KSAP ke-17 Tahun 2021, Rabu (6/10).

“Saya berterima kasih dan memberikan penghargaan kepada seluruh kerja keras KSAP yang terus menerus secara konsisten ingin memajukan dan menyejajarkan Indonesia dengan negara-negara yang telah mengadopsi dan menjalankan best practices di bidang akuntansi,” ungkap Sri Mulyani.

Sri Mulyani menambahkan bahwa hal ini sekaligus memberikan keyakinan kepada masyarakat luas dan kepada dunia bahwa keuangan negara RI dikelola dengan prinsip akuntansi yang sesuai dengan standar global. Pencapaian yang sangat baik tersebut tidak lepas dari peran KSAP di mana salah satu kriteria penilaiannya adalah kesesuaian dari pengelolaan keuangan negara dan pelaporan dengan standar akuntansi pemerintah yang telah baku dan sejajar dengan Internasional Public Sector Accounting Standard (IPSAS).

Hasil dari KSAP sebelumnya ditandai dengan terbitnya Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) yang berbasis akrual melalui Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010. Pemberlakuan SAP yang berbasis akrual merupakan respon dari tuntutan yang ada dalam Undang-Undang 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yaitu bagaimana menciptakan sistem akuntabilitas keuangan negara terbaik.

“Melalui SAP yang berbasis akrual, maka pemerintah wajib menyajikan tidak hanya transaksi keuangan negara tetapi juga hak dan kewajiban negara. Ini tentu sangat baik agar Indonesia tetap terjaga dari sisi keberlangsungan atau sustainabilitas keuangan negaranya,” kata Sri Mulyani.

Dirjen Perbendaharaan, Hadiyanto, selaku Ketua Komite Konsultatif KSAP turut menyampaikan peran KSAP dalam penyusunan SAP tersebut. “Peran KSAP dalam menyusun standar akuntansi pemerintahan merupakan kunci utama dalam menjaga laporan keuangan pemerintah yang tidak hanya transparan dan akuntabel, namun juga menghasilkan laporan keuangan yang informatif untuk menghasilkan keputusan,” papar Hadiyanto.

Sebagai bentuk respon cepat tanggap di masa pandemi ini, KSAP telah menyusun panduan penerapan SAP pada masa Covid-19 yang dapat dijadikan pedoman para pengguna standar dalam menyusun laporan keuangan pemerintah. Hal ini disampaikan oleh Sumiyati selaku Ketua Komite Kerja KSAP. “Dalam 17 tahun berkarya, KSAP telah menghasilkan berbagai produk antara lain 2 Standar Akuntansi Pemerintahan, 24 Buletin Teknis, dan 4 interpretasi pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan,” ungkapnya.

Peringatan Hari Jadi KSAP ke-17 Tahun 2021 merupakan kegiatan peringatan yang pertama kali diadakan sejak KSAP didirikan melalui penetapan Keputusan Presiden Nomor 84 tahun 2004 tentang Komite Standar Akuntansi Pemerintahan. Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan komitmen sekaligus membangun sinergi antar stakeholders KSAP untuk peningkatan tata kelola, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan keuangan negara yang baik pada lingkup pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pada acara tersebut juga dilaksanakan talkshow secara daring bertema Talkshow KSAP dari Masa ke Masa: Raihan, Tantangan, dan Harapan. (dr/ma)

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

Search