Dirjen Perbendaharaan: Literasi Keuangan Negara Penting bagi Generasi Muda

"Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada sektor kesehatan, ekonomi, maupun sosial. APBN sebagai instrumen keuangan negara mendapat tantangan untuk memulihkan negeri. APBN menjadi game changer, alat yang efektif untuk membantu masyarakat. Bantuan ini dalam bentuk vaksinasi, penanganan kesehatan, insentif tenaga kesehatan, bantuan sosial, hingga dukungan seperti kredit usaha rakyat dan insentif perpajakan."

-Direktur Jenderal Perbendaharaan, Hadiyanto

Pemuda adalah agen perubahan yang menjadi harapan bangsa. Apalagi, terdapat visi agar tahun 2045 Indonesia menjadi negara dengan kekuatan nomor enam di dunia. Karenanya, generasi muda harus meningkatkan kompetensi, salah satunya dengan membekali diri tentang literasi keuangan. Pesan tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan Hadiyanto saat mengajar para siswa SMPN 1 Cicalengka secara daring, Selasa (9/11). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Kemenkeu Mengajar 6.

"Kaum muda berperan penting dalam sejarah. Momen besar seperti Sumpah Pemuda dan Proklamasi Kemerdekaan diinisiasi para pemuda. Mungkin saat ini belum terpikir peran apa yang bisa dilakukan, tetapi nanti generasi muda akan mengelola negara ini. Dalam mewujudkan cita-cita pendiri bangsa, kaum muda tidak boleh berpangku tangan. Harus menjadi climbers, bukan campers, apalagi quitters. Zaman sekarang akses informasi sangat mudah, maka gunakan dengan bijak agar waktu tidak sia-sia," pesan Hadiyanto.

Dirjen Perbendaharaan menyebutkan, Kemenkeu Mengajar merupakan salah satu momen yang tepat untuk meningkatkan literasi di bidang keuangan negara. Lewat pengetahuan tersebut, diharapkan muncul kesadaran untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun oleh negara.

"Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada sektor kesehatan, ekonomi, maupun sosial. APBN sebagai instrumen keuangan negara mendapat tantangan untuk memulihkan negeri. APBN menjadi game changer, alat yang efektif untuk membantu masyarakat. Bantuan ini dalam bentuk vaksinasi, penanganan kesehatan, insentif tenaga kesehatan, bantuan sosial, hingga dukungan seperti kredit usaha rakyat dan insentif perpajakan. Jadi, uang negara dimanfaatkan secara optimal untuk didistribusikan kepada seluruh masyarakat Indonesia," terang Hadiyanto.

Kemenkeu Mengajar merupakan kegiatan tahunan oleh para relawan Kementerian Keuangan. Tahun ini, lebih dari 2300 relawan mengajar di 342 sekolah di Indonesia dan di 10 Sekolah Indonesia Luar Negeri. Para relawan menyampaikan peran Kementerian Keuangan dalam upaya menjaga ekonomi negeri sekaligus memperkenalkan profesi di Kementerian Keuangan. [LRN/WHY]

 

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

Search