Kendari, 10 Februari 2026 - Telah diselenggarakan kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Semester II Tahun Anggaran 2025 dan Monev Implementasi Central Government Advisory. Kegiatan ni diselenggarakan dalam rangka telah berakhirnya periode Semester II Tahun Anggaran 2025 dan pencapaian nilai indikator pelaksanaan anggaran (IKPA) yang lebih optimal pada tahun anggaran 2026, serta dalam rangka kegiatan implementasi tugas dan fungsi KPPN sebagai financial advisory. Acara dilaksanakan secara hybrid, luring di Aula KPPN Kendari dan daring melalui Ms. Teams dengan mengundang KPA/PPK/PPSPM satker mitra KPPN Kendari. Selain itu, acara ini juga diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada satker mitra kerja KPPN Kendari yang telah bekerja keras selama tahun anggaran 2025 sehingga mendapatkan nilai IKPA terbaik.
Kegiatan dibuka oleh Kepala KPPN Kendari, Agung Mulyono yang menekankan pentingnya pelaksanaan anggaran di satuan kerja lingkup KPPN Kendari. Secara keseluruhan capaian IKPA satker di lingkup kerja KPPN Kendari sudah sangat baik dengan nilai mencapai 96,27. Pelaksanaan anggaran pada masing-masing satker dicerminkan melalui nilai IKPA yang baik. Kedepan, capaian IKPA yang telah baik ini agar tetap dipertahankan. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa perlu adanya strategi untuk menghadapi tahun anggaran 2026 agar lebih baik lagi. Kondisi pelaksanaan anggaran 2026 sangatlah menantang, diperlukan strategi-strategi khusus yang selaras dengan program prioritas presiden. Sehingga diperlukan peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran, meningkatkan kualitas belanja melalui prioritisasi pelaksanaan kegiatan (value for money) , serta meningkatkan pelaksanaan anggaran belanja yang berkualitas (spending better).
Penyampaian materi disampaikan oleh Kepala Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal, Ibnu Haris Felama terkait dengan evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran semester II 2025, strategi optimalisasi capaian IKPA tahun anggaran 2026, dan langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran tahun anggaran 2026. Berdasarkan evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran secara keseluruhan, terdapat peningkatan sebesar 0,97 poin dibandingkan tahun anggaran 2024. Hal ini menunjukkan sinyal ke arah yang lebih baik. Namun, dari delapan indikator IKPA tersebut terdapat satu indikator yang masih perlu dioptimalkan yaitu indikator deviasi hal III DIPA. Salah satu permasalahan yang menyebabkan nilai deviasi IKPA kurang optimal adalah dampak dari adanya efisiensi dimana satker gagal menyesuaikan RPD saat terjadi pemblokiran/efisiensi anggaran (Inpres No. 1 Tahun 2025) yang menyebabkan realisasi jauh dibawah rencana awal.
Adapun strategi pelaksanaan anggaran untuk tahun anggaran 2026 akan difokuskan pada pelaksanaan kegiatan yang mendukung program prioritas presiden. Diperlukan reviu dan pergeseran belanja dari kegiatan nonprioritas ke kegiatan Prioritas Presiden sesuai ketentuan dan melakukan akselerasi pelaksanaan program/kegiatan/proyek. Selain itu perlu meningkatkan peran pengendalian internal melalui pengawasan secara berjenjang oleh Unit Kepatuhan Internal (UKI) sampai dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban.
Terakhir kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada satuan kerja lingkup KPPN Kendari untuk sembilan kategori penghargaan. Kategori tersebut meliputi katagori nilai IKPA terbaik berdasarkan pagu anggaran; kategori pengguna digitalisasi pembayaran terbaik; dan kategori pengelolaan LPJ terbaik serta kategori satker dengan capaian zero retur terbaik. Harapannya dengan terselenggaranya kegiatan ini, menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi satuan kerja di lingkup kerja KPPN Kendari agar pelaksanaan anggaran 2026 lebih baik lagi.


