Tebing Tinggi, djpbn.kemenkeu.go.id/kppn/tebing tinggi “KPPN sebagai ujung tombak pelayanan merupakan representasi dari wajah Ditjen Perbendaharaan, maka harus tetap dijaga terus kualitas pelayanannya,” demikian salah satu pesan yang disampaikan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara, Bapak Bakhtaruddin, pada arahan yang disampaikan didepan seluruh pegawai KPPN Tebing Tinggi, dalam rangkaian Kunjungan Kerja selama 2 hari di KPPN Tebing Tinggi pada tanggal 4 s.d 5 Oktober 2017. Kunjungan kerja tersebut merupakan kunjungan perdana Bapak kakanwil ke KPPN Tebing Tinggi, sejak beliau dilantik pada bulan Juli 2017.
Tiba pukul 15.15 WIB, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara beserta Kepala Bagian Umum , Bapak Ady Wijaya, disambut oleh Kepala KPPN Tebing Tinggi, Edy Purwanto beserta jajarannya. Setelah rehat sejenak untuk melaksanakan Sholat Ashar berjamaah, Bapak Bakhtaruddin didampingi Bapak Ady Wijaya langsung meninjau setiap sudut ruangan KPPN Tebing Tinggi. “Sejak terakhir saya kesini sebagai Kepala Bagian Umum dulu, kantor ini sudah banyak mengalami perubahan. Lebih rapi dan tertata.” ungkap Bapak Kakanwil.
Selesai meninjau ruangan, Bapak kakanwil selanjutnya melakukan pertemuan dengan seluruh pegawai KPPN Tebing Tinggi di ruang Aula. Sebelum pengarahan dari Bapak Bakhtaruddin, terlebih dahulu Kepala KPPN Tebing Tinggi menyampaikan beberapa hal terkait kondisi di KPPN Tebing Tinggi, baik SDM, sarana prasarana, maupun pelaksanaan tugas sebagai Kuasa BUN di Daerah. Terkait dengan kondisi SDM, Kepala KPPN menyampaikan bahwa dengan jumlah pegawai total 17 orang, dirasakan masih kurang dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Namun demikian, itu tidak menghalangi tekad dari seluruh pegawai untuk memberikan kinerja yang optimal bagi KPPN Tebing Tinggi.” pungkas Edy Purwanto.
Dalam hal sarana dan prasarana, Edy Purwanto menyampaikan bahwa kondisi lingkungan KPPN Tebing Tinggi terasa sempit karena luas yang belum memadai, dan sulit untuk melakukan pengembangan/perluasan kantor. Namun demikian, meski terkesan sempit, tetap diupayakan untuk memberikan kenyamanan dalam bekerja, baik bagi pegawai maupun mitra kerja. “Dengan kondisi yang sempit ini, upaya yang Kami lakukan untuk memberikan lingkungan yang nyaman adalah dengan melakukan pengaturan sebaik mungkin sarana prasarana dan tetap menjaga kebersihan lingkungan seoptimal mungkin” kata Kepala KPPN Tebing Tinggi.
Pada kesempatan tersebut, Edy Purwanto juga menyampaikan bahwa KPPN Tebing Tinggi sedang melakukan kegiatan Cerdas Cermat 124. Cerdas cermat tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mendidik para pengelola perbendaharaan satuan kerja secara tidak langsung, karena soal-soal yang diberikan berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas mereka. Proses seleksi dilakukan secara online di ruang layanan. Dari peserta dengan 3 skor tertinggi, akan diadu dalam final yang akan dikemas dalam bentuk format kuis yang menarik. Pada kesempatan tersebut kepala KPPN Tebing Tinggi juga mengusulkan agar setiap KPPN bisa melakukan hal yang sama, dengan format dan soal yang sama, dan nantinya setiap pemenang di masing-masing KPPN akan di uji kembali di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan arahan dari Bapak Bakhtaruddin. Ada beberapa hal yang disampaikan oleh Bapak kakanwil, yaitu :
- Sebagai ujung tombak pelayanan pada Ditjen Perbendaharaan, seluruh pegawai KPPN Tebing Tinggi tinggi hendaknya tetap menjaga kualitas layanan berada pada level yang
tinggi, karena tuntutan mitra kerja akan terus meningkat. Untuk itu diminta kepada seluruh pegawai agar senantiasa meningkatkan pengetahuan, baik hard maupun soft competency. Disamping itu, kepada pegawai juga diminta untuk menjaga kedisiplinan dalam mematuhi jam bekerja/layanan. - Terkait dengan peran sebagai penyalur Dana DAK Fisik dan Dana Desa, KPPN diminta untuk semaksimal mungkin menjaga peran tersebut sebaik-baiknya, karena pengalihan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa ke KPPN merupakan test case bagi Ditjen Perbendaharaan dan menjadi perhatian / isu nasional. Untuk itu KPPN diminta untuk pro aktif melakukan koordinasi dengan Pemda, agar penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa dapat berjalan dengan lancar. Jangan sampai berkembang persepsi di kalangan Pemda bahwa proses pengalihan pembayaran di KPPN, justru berakibat menurunnya kualitas penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa. Bapak kakanwil juga berpesan agar KPPN tidak memberikan informasi yang salah kepada Pemda yang dapat berakibat DAK Fisik dan Dana Desa tidak bisa tersalur.
- Masih terkait dengan DAK Fisik dan Dana Desa, Bapak Kakanwil juga berpesan kepada pegawai KPPN Tebing Tinggi agar melakukan koordinasi dan pendekatan secara intensif dengan Pemda, terkait dengan kewajiban pemda untuk melakukan penyetoran penerimaan negara sebagai hasil dari penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa. Penyetoran penerimaan negara diupayakan untuk dilakukan tepat waktu dan tepat jumlah. Hal ini perlu dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor perpajakan.
- Terkait dengan langkah-langkah dalam menghadapi akhir tahun anggaran 2017, KPPN diminta untuk meningkatkan koordinasi dengan satuan kerja, khususnya dalam memberikan informasi terkait batas akhir pengajuan SPM ke KPPN. Hal ini perlu dilakukan agar satker tidak ada yang terlambat dalam mengajukan SPM ke KPPN. Kepada petugas FO diminta untuk lebih cermat dalam melakukan verifikasi SPM beserta lampirannya.
- KPPN Tebing Tinggi diminta untuk terus melakukan inovasi khususnya dalam memberikan pelayanan kepada mitra kerja. Menurut bapak Kakanwil, inovasi itu tidak harus berbentuk hal-hal yang besar dan rumit, tapi bisa juga inovasi yang berawal dari hal-hal yang kecil. Berkaca dari pemenang lomba KPPN Percontohan, kebanyakan inovasi yang dilakukan adalah inovasi yang sederhana, tapi dilaksanakan secara konsisten dan mempunyai manfaat yang bisa dirasakan oleh seluruh pegawai dan mitra kerja.
- Kepada seluruh pegawai KPPN Tebing Tinggi, bapak Kakanwil meminta untuk tetap menjaga integritas, dengan tidak menerima segala bentuk gratifikasi yang mungkin masih diberikan oleh satuan kerja. Secara internal, kepada seluruh pegawai KPPN Tebing Tinggi, juga diminta untuk menjalin komunikasi dan kerja sama secara baik dengan seluruh pegawai, demi menjaga kondutivitas kantor. “Kalau ada hal-hal yang kurang berkenan dari pegawai, agar dibicarakan baik-baik dengan atasan langsungnya, atau dengan Bapak Edy selaku kepala KPPN langsung. Jangan sampai ada pegawai KPPN Tebing Tinggi yang menyampaikan pengaduan baik terhadap pegawai maupun pejabatnya.” demikian tegas Bapak Baktaruddin. Menurut Bapak Kakanwil, tingkat pengaduan dilingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara relatif tinggi.
Setelah arahan bapak Kakanwil, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Kepala Seksi Pencairan Dana, Bapak Suparmin menanyakan seputar pelaksanaan akhir tahun anggaran dan Kepala Seksi MSKI, Oktana Yudha Sakti menyampaikan usulan terkait inovasi konsultasi satker, kalau bisa disatukan untuk semua KPPN di Sumut, sehingga setiap KPPN dapat menyikapi berbagai persoalan di masing-masing KPPN dengan persepsi yang sama.

Acara pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Oleh : Kontributor KPPN Tebing Tinggi




