Tebing Tinggi, djpbn.kemenkeu.go.id/kppn/ Tebing Tinggi
Meriah. Begitu kira-kita ungkapan satu kata yang menggambarkan suasana peringatan hari Bakti Perbendaharaan 2018 di KPPN Tebing Tinggi.
Digelar di halaman kantor pada hari Jumat 26 Januari 2018, cerahnya langit Kota Tebing Tinggi seakan mengiringi keceriaan dari seluruh pegawai dan PPNPN KPPN Tebing Tinggi, plus perwakilan dari satker mitra kerja dalam mengikuti rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bakti Perbendaharaan 2018. Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai dan perwakilan dari beberapa satker mitra kerja. Dipimpin oleh seorang instruktur senam kenamaan di Kota Tebing Tinggi, seluruh peserta dengan sangat antusias dan semangat melakukan setiap gerakan senam. Dimulai dengan senam peregangan, senam aerobik dan ditutup dengan senam khas dari bumi “flobamora”, flores-NTT, senam MAUMERE-ENDE.
Setelah lelah mengikuti gerakan senam, acara dilanjutkan dengan sarapan bersama. Kenyang dengan menu nasi goreng, peserta kemudian diajak untuk memasuki area ‘80’S CHILDHOOD’. BACK TO ZAMAN OLD, begitu kira-kira istilah dari anak-anak ZAMAN NOW. Ada banyak permainan yang ditampilkan, yang seluruhnya adalah permainan yang saat ini sudah sangat jarang ditemui di lingkungan masyarakat. Permainan engklek, bermain karet tali, tembak-tembakan dengan senjata yang dibuat dari pelepah pisang, ular tangga raksasa dan lain-lain. Tema kembali ke zaman ‘80’S CHILDHOOD’ sengaja dipilih, disamping sebagai sarana nostalgia bagi para peserta, juga sebagai sarana untuk menghidupkan kembali berbagai permainan yang hampir punah di masyarakat.
MERIAHNYA PERMAINAN ZAMAN OLD
“Tap... Tap.. Tap...” bunyi lompatan kaki dari para peserta permainan engklek, yang dengan penuh antusias bermain permainan yang sering mereka lakukan semasa kecil. Senyum sumringah memenuhi wajah peserta yang kaget disodorkan dengan permainan masa kecilnya yang sudah jarang ditemui saat ini. “Wah ada banyak lagi ternyata.”, ujarnya dengan keras sambil menunjuk permainan-permainan yang ada di depannya.
Setelah selesai bernostalgia dengan permainan engklek, peserta diajak untuk bermain lompat dengan menggunakan karet tali yang sudah disediakan oleh panitia. Ada juga yang bermain kartu bergambar dengan cara dua orang peserta masing-masing memegang satu buah kartu bergambar, kemudian dalam waktu yang bersamaan menepukkan tangannya satu dengan lainnya. Kartu bergambar yang jatuh dari tangan masing-masing peserta, kemudian dilihat apakah dalam keadaan terbuka (ada gambar) atau terbalik. Peserta yang kartu bergambarnya jatuh dalam keadaan terbalik, dinyatakan kalah, dan harus memberikan kartu bergambarnya kepada lawannya.
Selain itu, masih ada permainan yang tak kalah serunya, yaitu bermain Ular Tangga raksasa ala KPPN Tebing Tinggi. Berbeda dengan permainan ular tangga biasanya, ular tangga ala KPPN Tebing Tinggi berukuran raksasa dengan peserta langsung berperan sebagai “pionnya”, dan tema pada setiap kotaknya berkaitan dengan perbendaharaan. Misalnya : bagi peserta yang tepat berada di kotak yang berisi “ rekon tepat waktu” maka akan dapat bonus langsung naik tangga melewati beberapa nomor sekaligus. Begitu juga sebaliknya, jika peserta tiba pada kotak yang berisikan ketidakpatuhan, seperti terlambat menyampaikan LPJ atau data kontrak, maka peserta diberi hukuman turun kembali beberapa nomor ke belakang. Gelak tawa memenuhi suasana permainan karena para peserta sering turun karena mendapat angka tepat di posisi ular dan harus kembali ke kotak Start ketika ada peserta lain yang masuk ke kotaknya.
Tak hanya itu, kuda-kudaan dan mainan pistol dari pelepah pisang, mobil-mobilan dari kulit Jeruk Bali, serta kincir angin hasil kreativitas pegawai KPPN Tebing Tinggi juga menghiasi areal tersebut. Peserta mengambil beberapa mainan tersebut dan mencoba memainkannya, ada juga yang mengambil untuk digunakan ber-selfie di Foto Boot.
DONOR DARAH
Selain permainan jaman dulu, KPPN Tebing Tinggi juga mengadakan acara Donor Darah yang diselenggarakan di aula KPPN melalui sinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. Sebanyak 16 orang yang terdiri dari Pegawai KPPN Tebing Tinggi dan satuan kerja turut berpartisipasi pada kegiatan donor darah ini dengan har apan kantung-kantung darah yang terkumpul kemudian akan didistribusikan ke pasien-pasien yang membutuhkan. “Setetes Darah Anda, Nyawa Mereka” begitu slogan PMI.
KPPN Tebing Tinggi mengambil tema ‘80’S CHILDHOOD’ dalam rangka memperingati Hari Bakti Perbendaharaan 2018. Tema ini diambil KPPN Tebing Tinggi untuk mengajak para peserta dan pegawai KPPN Tebing Tinggi untuk bernostalgia permainan-permainan yang tren di tahun 80-an yang pada umumnya merupakan permainan yang mengasah kreativitas, unik, sederhana, dan menarik. Suasana riang dan enerjik menjadi sasaran pada acara tersebut. Dengan kembali mengingat bagaimana serunya masa kecil, diharapkan mengajak seluruh pegawai KPPN Tebing Tinggi dapat berpikir lebih kreatif, bekerja semangat dan ceria, serta senantiasa memperbaiki diri untuk mencapai bersama Visi KPPN Tebing Tinggi yaitu Menjadi Kantor Layanan Perbendaharaan yang Terbaik di Tingkat Nasional. Satu visi ini kemudian digambarkan pada Background Foto Boot yang berlayar anak-anak sedang bermain Layang-layang di padang rumput dengan gembira.
SELAMAT HARI BAKTI PERBENDAHARAAN 2018 TINGKATKAN LITERASI PERBENDAHARAAN UNTUK MENGGEMAKAN PEMBANGUNAN. JAYALAH INSAN PERBENDAHARAAN
Oleh : Kontributor KPPN Tebing Tinggi




