
Rabu (16/10) Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTT berkesempatan menjadi narasumber dalam acara Pemantauan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) dengan tema “Dampak Dana Desa dan Program Terhadap Pengembangan Ekonomi dan Investasi di Nusa Tenggara Timur.” Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, bertempat di Hotel Harper Kupang, dan mengundang peserta dari Kepala Desa dan Pendamping Desa di Kabupaten Kupang serta Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Acara ini dibuka oleh Pj. Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P. Pada kesempatan ini Sekretaris Jenderal Kemendesa PDTT, Dr. Taufik Madjid, S.Sos, M.Si, juga turut memberikan sambutan.
Dalam sesi diskusi panel, Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTT menjadi pemateri bersama dengan Kepala Dinas PMD Provinsi NTT, Bapak Viktor Manek; Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi, Raka Putra Darmana; dan Direktur Pembinaan Masyarakat Polda NTT, Rahmanto Suyudi.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTT menyampaikan materi evaluasi kinerja penyaluran dana desa. Selain itu, juga memaparkan strategi percepatan dana desa, antara lain peningkatan komitmen pimpinan, sinergi dan koordinasi dalam peningkatan kapasitas internal pengelola keuangan desa, peningkatan ketepatan waktu pengajuan dokumen penyaluran dana desa, peningkatan integritas dan akuntabilitas pengelolaan dana desa, serta layanan perbankan yang lebih akomodatif dengan kebutuhan masyarakat desa.
Semoga melalui kegiatan ini dapat bermanfaat bagi Desa yang ada di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam penggunaan Dana Desa yang diprioritaskan dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Selengkapnya di Diskusi Dampak Dana Desa dan Program (TEKAD) Terhadap Pengembangan Ekonomi dan Investasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur



