
Pada Jumat (13/9), KPPN Atambua melaksanakan Data Analytics dengan bekerjasama dengan BPS Kabupaten Timor Tengah Utara. Perubahan dan tantangan jaman membuat peran KPPN perlu diperkuat. Peran KPPN saat ini tidak lagi sebagai treasurer, tapi juga sebagai Financial Advisor serta turut mengambil peran dalam regional chief economist. Untuk itu, para pegawai KPPN perlu dibekali dan didukung dengan kompetensi baru berupa data analytics. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, para pegawai KPPN Atambua memiliki pemahaman serta dapat meningkatkan kompetensi dalam hal analisis data ekonomi yang dapat mendukung implementasi data driven organization di DJPb sehingga dapat memperkuat peran dan fungsi perbendaharaan sebagai pengelola fiskal. Hal ini mengingat semua aspek kegiatan KPPN sangat membutuhkan data analitik. Pada kegiatan ini juga didiskusikan kondisi perekonomian dan potensi ekonomi dan investasi di kabupaten TTU berdasarkan data dari BPS TTU.

