
Pada Rabu (15/8), KPPN Atambua melaksanakan teberai. Teberai kali ini membawa kisah inspiratif dari seorang pengusaha asal thailand.
Namanya Itthipat Peeradechapan, atau Tob. Di usia remaja, hidupnya jauh dari kata ideal. Ia kecanduan game online, sering bolos sekolah, dan prestasinya buruk. Banyak orang meragukan masa depannya.
Tapi dari game, Tob justru belajar tentang strategi dan kegigihan. Di usia 17 tahun, ia keluar dari sekolah dan memulai usaha kecil-kecilan berjualan kacang goreng. Gagal. Usahanya tidak berjalan mulus. Tapi dia tidak menyerah.
Sampai akhirnya ia menemukan ide menjual rumput laut goreng—produk yang saat itu belum populer. Ia belajar sendiri cara produksi, bereksperimen, ditolak banyak toko, bahkan sempat bangkrut.
Tapi Tob tetap maju.
Ia bangun brand Tao Kae Noi dari nol. Dengan kerja keras dan keberanian, camilan rumput lautnya mulai diterima pasar, masuk supermarket besar, dan kini diekspor ke lebih dari 30 negara.
Hari ini, Tao Kae Noi adalah salah satu merek camilan paling sukses di Asia. Dan Tob? Dia membuktikan bahwa keberhasilan bukan soal nilai sekolah, tapi soal semangat untuk terus belajar dan tidak menyerah.

