Blitar, http://www.djpbn.kemenkeu.go.id/kppn/blitar/id/ - Puguh Hermawan, mahasiswa tugas belajar S2 pada Universitas Brawijaya Malang, untuk kali kedua hadir di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Blitar.
Bila pada kesempatan pertama hadir sebagai narasumber pada Workshop literasi perbendaharaan 7 April 2018 lalu, maka kali kedua ini bertempat di Aula KPPN Blitar, Jum’at 16/11) hadir sebagai narasumber pada kegiatan Bedah Buku, Novel 4 Musim Cinta dan Sosialisasi Peran Ditjen Perbendaharaan. Tema yang diusung pada kegiatan tersebut adalah “Bangga Menjadi Generasi Milenial yang Cinta Literasi Demi Mengawal APBN Membangun Negeri”
Bedah Buku menjadi salah satu wujud kegiatan Literasi Perbendaharaan yang telah dicanangkan pada Hari Bakti Perbendaharaan pada awal tahun 2018, juga Pelaksanaan Budaya Kerja Sharing Informasi, Pembuatan Karya Tulis/Artikel satu tulisan/triwulan bagi para pejabat strukutral di Ditjen Perbendaharaan, Pengembangan Perpustakaan, Optimalisasi Website, Penyelenggaraan Lomba Menulis, Penyusunan Buku, satu buku per Semester berisi sejarah, capaian prestasi kantor, local wisdom dan dinamika organisasi di daerah.
Bedah buku biasanya dilakukan dengan membedah, mengomentari, atau mengkritisi buku tersebut dari aspek-aspek tampilan meliputi desain buku, cover, layout, ukuran, bahkan jenis kertas. Isi meliputi dua hal pula (1) redaksional atau tata bahasa, gaya penulisan, enak gak, hemat kata gak, mudah dimengerti gak kalimatnya; dan (2) substansial, isinya menarik gak, aktual gak, apa pentingnya, bagaimana sistematika pembahasannya, konten isinya dan seterusnya.
Novel 4 Musim Cinta menggambarkan empat kisah cinta yang dialami oleh para pegawai Ditjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan RI, yakni Gayatri, Gafur, Pring dan Arga. Bertutur tentang lika-liku kehidupan 4 birokrat muda, satu wanita dan tiga pria. Novel 4 Musim CInta, buku setebal 332 halaman tersebut ditulis Abd Gafur, Pringadi AS, Puguh Hermawan dan Mandewi, diterbitkan Maret 2015 oleh Penerbit Exchange. Tidak banyak penulis Novel yang memasukkan cerita tentang kehidupan PNS Direktorat Jenderal Perbendaharaan sebagai salah satu unsur utama dalam ceritanya.
Dengan mengundang 30-an mahasiswa/mahasiswi Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Kota Blitar. Kegiatan Bedah Buku juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Pengenalan Peran Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Di hadapan mahasiswa yang hadir Witjaksana, Arinin Musta’idah dan Rofiqoh Muthia Anggaraini memaparkan dimulai dari peran DJPb yang Menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan anggaran, pengelolaan kas dan investasi, pembinaan pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum dan akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah, hingga peran KPPN Blitar bertugas melaksanakan kewenangan perbendaharaan dan bendahara umum negara, penyaluran pembiayaan atas beban anggaran, serta penatausahaan penerimaan dan pengeluaran anggaran melalui dan dari kas negara
Di bagian awal, dalam sambutannya Kepala KPPN Blitar, Herbudi Adrianto menyampaikan bahwa Bedah buku atau yang dikenal dengan resensi buku (a book review) secara sederhana dapat diartikan sebuah kegiatan mengungkapkan kembali isi suatu buku secara ringkas dengan memberikan saran terkait dengan kekurangan dan kelebihan buku tersebut dan kenal lebih dekat informasi sosok Puguh Hermawan sebagai salah satu penulis Novel 4 Musim Cinta.
Sadar APBN adalah upaya untuk mengajak masyarakat memahami anggaran negerinya. Setelah meningkatkan kesadaran, diharapkan mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat dapat aktif memberikan kontribusi langsung kepada negeri. Kontribusi ini tidak hanya mengetahui dan mengawasi pengeluaran yang tercatat pada Belanja Negara, dan juga aktif memberi kontribusi pada Pendapatan Negara. Banyak dari kita tidak menyadari, bahwa apa yang sebenarnya sudah dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan sehari-harinya adalah bagian dari Sadar APBN, demikian tegas Herbudi
Berinvestasi, sadar pajak, bangga produk lokal, menjaga aset Negara, bangga pariwisata, subsidi tepat sasaran, pahami ketentuan bea masuk/cukai, adalah contoh sederhana tentang konsep Sadar APBN, imbuh Herbudi
Tampak antusias mahasiswa/mahasiswi Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Kota Blitar mengikuti acara dari awal hingga menjelang waktu Sholat Jum’at

