Blitar, http://www.djpbn.kemenkeu.go.id/kppn/blitar/id/ - Theobromine Hall area ruang pertemuan Kampung Coklat icon Wisata paling hitz di Kabupaten Blitar, Kamis (20/12) menjadi lokasi perhelatan KPPN Blitar Awards yang sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Penyerahan Petikan DIPA Tahun Anggaran 2019 bagi Satuan Kerja lingkup wilayah pembayaran KPPN Blitar.
Kegiatan ini mengusung tema “APBN untuk Mendorong Investasi dan Daya Saing Melalui Pembangunan Sumber Daya Manusia.”
Segenap pegawai KPPN Blitar berbalut busana khas Jawa Timur-an. Kegiatan Penyerahan 88 dokumen Petikan DIPA Tahun Anggaran 2019 kepada para Kuasa Pengguna Anggaran itu meliputi jumlah pagu anggaran sebesar Rp1.257.789.476.000 yang terdiri dari:
- 28 DIPA sebesar Rp244.118.000 untuk Satker wilayah Kab. Blitar
- 27 DIPA sebesar Rp510.941.000 untuk Satker wilayah Kota Blitar
- 33 DIPA sebesar Rp634.034.417.000 untuk Satker wilayah Kab. Tulungagung

Secara simbolis berturut-turut DIPA diserahkan oleh Kepala KPPN Blitar, Herbudi Adrianto kepada KPA Satker Polres Blitar Kota, Satker Kejaksaan Negeri Tulung Agung, Satker Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar, Satker KPP Pratama Tulung Agung dan Satker MAN Wlingi Kab. Blitar. Dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan Pakta Integritas yang merupakan komitmen bersama untuk mengelola DIPA TA 2019 dengan prinsip-prinsip tata kelola Good Governance.
Dua Pantun menandai, Kepala KPPN Blitar memberi Sambutan
Ambil timba ambillah ember
Ambil Air dibagi-bagikan
Kalau DIPA diserahkan Desember
Awal Januari sudah bisa dicairkan
Nasi Kebuli Boleh dibawa pulang
Bisa dibagi jangan sampai basi
Sinergi dan Koordinasi terus kita galang
Bersih Melayani dan Bebas Korupsi
Di bagian akhir sambutan, Herbudi berpesan kepada KPA yang hadir untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:
- Mempersiapkan program-program dan rencana kerja tahun 2019 dengan baik agar dapat berjalan efektif sejak awal Januari 2019 dan memberikan manfaat seluas-luasnya pada masyarakat. Untuk itu, agar dapat dilakukan persiapan lelang lebih awal.
- Memastikan agar alokasi anggaran difokuskan pada kegiatan utama, yang langsung dirasakan masyarakat, dan melakukan pembatasan dan penghematan belanja-belanja pendukung seperti biaya rapat, perjalanan dinas, dan honorarium.
- Melakukan pemantauan efektifitas kegiatan dan anggaran secara berkala (bulanan atau triwulanan) untuk meyakini semua program K/L dapat berjalan maksimal, dan terus melakukan perbaikan.
- Menghilangkan penyalahgunaan anggaran, baik dalam bentuk pemborosan, mark up, maupun perbuatan menyimpang lainnya. Untuk itu, pimpinan instansi harus ikut serta dalam melakukan pengawasan, dengan mengoptimalkan sistem pengendalian intern pada masing-masing unit kerja
- Memperbaiki koordinasi dengan seluruh jajarannya dan meningkatkan sinergi, baik dengan kami KPPN Blitar maupun dengan unsur Pemerintah Daerah dan instansi terkait, untuk bisa mengefisienkan dan mengefektifkan pencapaian output kegiatan.
- Melakukan sosialisasi dan komunikasi kepada publik mengenai kegiatan, anggaran, dan hasil-hasil output yang dicapai, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan benar mengenai program kerja dan hasilnya.
KPPN Awards merupakan penganugerahan apresiasi kepada Satker Terbaik di wilayah kerja KPPN Blitar yang dinilai berdasarkan parameter ukur se-obyektif mungkin dengan berbagai kategori apresiasi.
Satker BNN Kabupaten Blitar dinobatkan sebagai Peringkat kedua dengan Katagori Satker Teraktif dan Responsif lingkup Kabupaten Blitar, sedangkan peringkat Pertama diberikan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar.
Satker Teraktif dan Responsif lingkup Kota Blitar peringkat Pertama diberikan kepada Satker MTsN 1 Kota Blitar dan peringkat kedua Lapas Khusus Anak Blitar.
Sedangkan Satker Teraktif dan Responsif Kabupaten Tulungagung Peringkat Pertama diberikan kepada Satker Lapas Tulungagung dan Satker MTsN 5 Tulungagung sebagai Peringkat Kedua
Untuk Katagori Satker Pengelola PNBP terbaik diberikan kepada Satker Kejaksaan Negeri Blitar.
Kategori Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) untuk satker dengan pagu kecil, Pagu DIPA kurang dari 5 miliar peringkat Pertama diberikan kepada Satker MTsN 7 Tulung Agung dan Peringkat Kedua kepada Satker KPPBC Blitar.
Kategori capaian IKPA untuk satker yang mengelola pagu sedang Pagu DIPA 5 s.d. 10 Miliar, Peringkat Pertama diberikan kepada Satker Perpustakaan Bung Karno dan Peringkat Kedua kepada Satker MAN 2 Tulungagung.
Kategori capaian IKPA untuk satker pengelola pagu besar Pagu DIPA lebih dari 10 miliar Peringkat Pertama diberikan kepada Kantor Kementerian Agama Kota Blitar dan Peringkat kedua kepada Satker Polres Blitar.
Selain itu, KPPN Awards juga memberikan apresiasi bagi Kepala Desa yang berhasil mengelola Dana Desa Tahun 2018 dengan sangat baik. Desa terbaik tersebut adalah Desa Minggirsari Kabupaten Blitar dan Desa Karangtalun Kabupaten Tulungagung
Melengkapi rangkaian acara Penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2019, untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman program JKN-KIS, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulung Agung, dr. Indrina memberikan sosialisasi Program JKN-KIS dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan dan layanan rujukan online kepada segenap Kuasa Pengguna Anggaran yang hadir.
Lebih lanjut, Kepala BPJS Kesehatan mengharap sosialisasi ini dijadikan sebagai momentum bagi semua pihak untuk lebih peduli lagi akan pentingnya program JKN-KIS. “Kesuksesan JKN-KIS adalah tanggung jawab kita semua, sebab kita semua pasti akan membutuhkannya. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta yang hadir, agar turut serta dalam menyukseskan program ini,” tegas dr. Indrina

