-
Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp29,10 miliar atau 4,10% dari pagu Rp710,34 miliar, dengan rincian:
-
Belanja Pegawai sebesar Rp16,55 miliar (5,26% dari pagu);
-
Belanja Barang sebesar Rp11,91 miliar (4,84% dari pagu);
-
Belanja Modal sebesar Rp0,64 miliar (0,43% dari pagu).
-
-
Transfer ke Daerah sebesar Rp332,43 miliar atau 13,57% dari pagu Rp2.450,44 miliar, yang terdiri atas:
-
Dana Bagi Hasil sebesar Rp0,25 miliar (3,34% dari pagu);
-
Dana Alokasi Umum sebesar Rp264,57 miliar (15,44% dari pagu);
-
Dana Transfer Khusus sebesar Rp67,62 miliar (12,10% dari pagu).
-
Kinerja APBN
Realisasi APBN di Lingkup KPPN Ende s.d. 31 Januari 2026
Realisasi APBN Lingkup Wilayah Kerja KPPN Ende s.d. 31 Januari 2026
Sampai dengan 31 Januari 2026, realisasi APBN pada wilayah kerja KPPN Ende menunjukkan kinerja awal tahun yang mulai bergerak seiring pelaksanaan anggaran Tahun Anggaran 2026.
Pendapatan Negara terealisasi sebesar Rp27,65 miliar, yang terdiri atas Penerimaan Pajak sebesar Rp25,54 miliar dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp2,10 miliar. Realisasi ini mencerminkan kontribusi penerimaan negara dari aktivitas ekonomi di wilayah kerja sejak awal tahun anggaran.
Dari sisi belanja, Belanja Negara telah terealisasi sebesar Rp361,53 miliar. Jumlah tersebut terdiri atas:
Pada awal tahun anggaran, realisasi belanja didominasi oleh penyaluran Transfer ke Daerah, khususnya Dana Alokasi Umum, yang berperan penting dalam mendukung operasional pemerintahan daerah serta menjaga keberlanjutan pelayanan publik. Sementara itu, Belanja Pemerintah Pusat mulai terealisasi secara bertahap seiring dengan pelaksanaan kegiatan dan kontraktual satuan kerja.
KPPN Ende akan terus mendorong percepatan dan kualitas pelaksanaan anggaran agar APBN dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat serta mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Ende, Sikka, dan Nagekeo.
Penasaran dengan detail angka realisasinya? Swipe untuk lihat detailnya











