Gunungsitoli

Kinerja Yess…Kesehatan Mental…Ok..

Asep Suryadi

(Kepala Subbagian Umum, KPPN Tipe A2 Gunungsitoli)

 

Perkembangan teknologi dan arus informasi pada saat ini begitu cepat. KPPN Gunungsitoli merupakan bagian dari kantor pemerintah dalam menjalankan tugas dan pekerjaan sehari hari tidak lepas dari penggunaan teknologi informasi tersebut. Seiring dengan perkembangan teknologi itu maka harapan dan tuntutan terhadap pelayanan yang diberikan kepada pemangku kepentingan dan masyarakat semakin tinggi.

Untuk menunjang pekerjaan berjalan dengan baik maka diperlukan sumber daya yang mumpuni. Pegawai merupakan salah satu unsur yang paling penting dalam keberlangsungan organisasi. Kesejahteraan pegawai berupa kesehatan mental, kesehatan fisik, dan kesehatan finansial menjadi modal utama agar dapat mendukung tujuan organisasi. Individu dengan well-being yang tinggi menjaga kesehatan secara fisik dan mental agar mampu menyelesaikan tantangan, mencapai kebahagiaan, dan kepuasan dalam kehidupan.

Menurut Undang-undang No. 17 tahun 2023 konsep kesehatan mental adalah kesehatan jiwa. Kesehatan jiwa merupakan kondisi di mana individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan, dapat bekerja, secara produktif dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya.

Ketika bekerja, terkadang performa dan produktifitas pegawai dapat dipengaruhi oleh kebahagiaan/kesejahteraan yang dirasakan atau dialami oleh seorang pegawai. Ketika pegawai merasa kurang puas, atau tidak merasa bahagia memungkinkan untuk terjadinya penurunan produktifitas yang berpengaruh pada performa kerja.

Salah satu alasan mengapa begitu banyak orang dengan kinerja tinggi mengalami kelelahan atau burn out adalah karena mereka terlalu sering menggunakan kekuatan mereka-seperti ketahanan atau kemampuan untuk fokus-dalam menyelesaikan pekerjaan, mereka melewatkan sinyal peringatan yang dikirimkan tubuh mereka, yang memberi tahu bahwa mereka perlu rehat sejenak. Diperlukan strategi maupun upaya yang dapat dilakukakn agar kesehatan mental meningkat yakni senantiasa mensyukuri nikmat yang didapat dari Tuhan, berfikiran positif, meluangkan waktu untuk mencari ketenangan dan kebahagiaan diri.

Upaya dalam menciptakan kesehatan mental di dalam organisasi dapat dilakukan dengan kegiatan pembinaan mental, pembentukan komunitas olahraga/ hobby, kegiatan mentoring ataupun nasihat dari pimpinan, rutin melaksankan cek kesehatan, menggunakan WFHB jika diperlukan, dan mengikuti capacity building.

Disamping tuntutan kinerja yang semakin tinggi, sebagai pegawai agar tidak mengabaikan kesehatan baik itu kesehatan mental maupun fisik. Yang dapat mengukur kekuatan kita adalah diri kita sendiri maka dari itu marilah kita menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan.

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

© 2021 DItjen Perbendaharaan. All Rights Reserved. Managed By DorinteZ

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

 

 

Search