Dipimpin oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti, telah dilaksanakan Pembukaan Study Visit Ministry of Economy and Finance of Cambodia terkait Financial Management Information System (FMIS) Utilization and other Relevant Subject, Selasa (16/07), di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Jakarta. Agenda dihadiri oleh jajaran pimpinan Eselon II DJPb, delegasi World Bank, serta delegasi Ministry of Economy and Finance of Cambodia yang dipimpin oleh Director General of General Department of Public Financial Management Information Technology (GDPFMIT) H.E. Prathna MAUN.
Dalam sambutannya, Dirjen Perbendaharaan menyampaikan apresiasi kepada delegasi Kamboja yang memilih Indonesia sebagai tempat untuk berbagi pengalaman terkait pengembangan FMIS di Kamboja. Dirjen Perbendaharaan juga menegaskan bahwa seluruh tim DJPb yang terdiri dari berbagai bidang siap mendukung sepenuhnya kegiatan ini.
“Pada tahun 2016, delegasi Kamboja pernah mengunjungi Ditjen Perbendaharaan untuk study visit terkait dengan pembentukan reformasi FMIS di Kamboja. Saya mengucapkan selamat atas progress kemajuan perkembangan FMIS di Kamboja sampai saat ini. Kerja sama antara Indonesia-Kamboja dalam bidang treasury and finance memiliki potensi yang besar. Dengan saling berbagi pengetahuan, keahlian, dan best practice akan berpengaruh pada kebijakan fiskal, perbaikan public finance management, serta memastikan sistem keuangan kita tetap tangguh,” jelas Dirjen Perbendaharaan.
Lebih lanjut, Dirjen Perbendaharaan memberikan apresiasi kepada World Bank yang turut mendukung acara Study Visit Ministry of Economy and Finance of Cambodia serta menyampaikan bahwa ASEAN Treasury Forum yang akan melakukan pertemuan tahun ini diharapkan akan memperluas kerja sama seperti ini dengan negara-negara ASEAN lainnya.
Dalam forum tersebut Direktur Jenderal GDPFMIT Kamboja juga mengucapkan terima kasih kepada Ditjen Perbendaharaan yang bersedia menerima kunjungan delegasi Kamboja dan berbagi ilmu serta pengalaman. Saat ini, Kamboja sedang mengerjakan proyek FMIS Fase III untuk tahun 2021-2025 dan berharap proyek ini sukses tercapai pada tahun 2025.
Dalam rangka mengembangkan sistem FMIS Kamboja, Kamboja akan mengimplementasikan Single Treasury dan menganggap kesempatan untuk belajar dari Indonesia sebagai hal yang sangat berharga. Pada study visit ke Indonesia yang akan dilaksanakan hingga Jumat (19/07) mendatang, Tim Delegasi Kamboja berharap bisa mempelajari hal-hal yang telah diimplementasikan di Indonesia dan kisah sukses dalam pengembangan FMIS, peluncuran Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) Next Generation, serta isu-isu penting lainnya. [NS/SW]
Source : https://djpb.kemenkeu.go.id/portal/id/berita/berita/nasional/4316-dirjen-perbendaharaan-sambut-delegasi-kamboja-bahas-financial-management-information-system.html



