
Berdasarkan data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN), realisasi belanja APBN di wilayah pembayaran KPPN Malang yang meliputi Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kota Malang, Kota Batu, dan Kota Pasuruan, sampai dengan triwulan I 2022 sebesar Rp.1,39 triliunr atau 18,04% dari total pagu sebesar Rp.7,68 triliun. Bila dibanding dengan perode yang sama tahun lalu, mengalami pertumbuhan persentase sebesar 2,86% dari realisasi triwulan I tahun 2021 sebesar Rp.1,36 triliun atau 15,18% dari total pagu sebesar Rp.8,99 triliun. Atas realisasi triwulan I 2022 tersebut, telah melampaui target Nasional sebesar 15%.
Dari total realisasi belanja sebesar Rp.1,39 triliun tersebut, untuk Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp.1,00 triliun atau 17,10% dari total pagu sebesar Rp.5,85 triliun dan Tansfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp.385,24 miliar atau 21,04% dari pagu sebesar Rp.1,83 triliun.
Realisasi Belanja Pemerintah Pusat di KPPN Malang sampai dengan bulan Maret 2022 terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp.718,39 miliar atau 19,56% dari pagu sebesar Rp.3,67 triliun. Belanja Barang terealisasi sebesar Rp.265,96 miliar atau 13,38% dari pagu sebesar Rp.1,99 triliun. Belanja Modal terealisasi sebesar Rp.8,94 miliar atau 5,11% dari pagu sebesar Rp.174,82 miliar dan merupakan terkecil realisasinya. Sementara itu, Belanja Bantuan Sosial terealisasi Rp.7,10 miliar atau 0,44,61% dari pagu sebesar Rp.15,92 miliar dan merupakan yang terbesar realisasinya.
Untuk TKDD di KPPN Malang terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dengan pagu sebesar Rp.320,74 miliar dan belum terdapat realisasi. DAK Non Fisik telah terealisasi sebesar Rp.185,09 miliar atau 26,13% dari total pagu sebesar Rp.708,33 miliar, untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan BOP Kesetaraan yang dikelola oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Realisasi DAK Non Fisik merupakan yang terbesar persentasenya pada triwulan I 2022 ini. Tentunya juga sangat bermanfaat bagi sekolah atau satuan pendidikan. Dengan telah tersalurkannya dana BOS dan BOP untuk meningkatkan kualitas Pendidikan.
Sementara itu, untuk Dana Desa (DD) terealisasi sebesar Rp.200,15 miliar atau 24,95% dari total pagu sebesar Rp.802,05 miliar, dengan realisasi per kota/kabupaten yaitu : Kota Batu sebesar Rp.9,8 miliar, Kabupaten Malang sebesar 112,2 miliar, dan Kabupaten Pasuruan sebesar 78 miliar.
Kepala KPPN Malang, Rintok Juhirman berharap melalui percepatan realisasi APBN Tahun Anggaran 2022 secara akuntabel oleh Satker dan Pemda mitra kerja KPPN Malang diharapkan dapat bermanfaat guna pemulihan ekonomi dan penguatan reformasi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 segera berakhir.
Pers Rilis dibuat tanggal 15 April 2022
Kepala KPPN Malang
Rintok Juhirman

