Hingga 31 Juli 2024, realisasi APBN di lingkup KPPN Malang (Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, dan Kota Batu) secara keseluruhan menunjukkan kinerja yang positif. Kinerja Pendapatan Negara adalah sebesar Rp62,23 triliun. Angka tersebut sebagian besar didukung oleh komponen pendapatan.
Pendapatan Negara didapatkan dari Penerimaan Perpajakan dan Penerimaan Bukan Pajak. Penerimaan Perpajakan sebesar Rp61,57 triliun paling besar didukung oleh penerimaan cukai. Sedangkan untuk Penerimaan Bukan Pajak tumbuh 8,25% dan paling besar didukung oleh Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU).
Lalu untuk Kinerja Belanja Negara tumbuh 9,42%, yaitu sebesar Rp8,65 triliun. Nominal ini dipengaruhi oleh pertumbuhan dua komponen utama, yaitu Belanja Pemerintah Pusat yang tumbuh sebesar 19,72% dan Transfer ke Daerah (TKD) yang tumbuh sebesar 2,55%. Kenaikan realisasi Belanja Pemerintah Pusat didukung oleh Belanja Pegawai sebesar Rp2,36 triliun dan Belanja Barang sebesar Rp1,31 triliun.
Sedangkan pendukung terbesar pertumbuhan realisasi TKD, didukung oleh tiga komponen utama, yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp3,02 triliun, Dana Desa sebesar Rp590,05 miliar, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp838,94 miliar.


