APBN bukan sekadar angka, tapi wujud nyata komitmen negara untuk mendukung pembangunan dan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Berikut merupakan bentuk dukungan realisasi APBN di lingkup KPPN Malang (Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, dan Kota Batu) hingga 30 September 2025 secara keseluruhan.
Pendapatan Negara sebesar Rp82,27 triliun sebagian besar didukung oleh komponen Penerimaan Perpajakan sebesar Rp81,16 triliun. Adapun Penerimaan Perpajakan sebesar paling besar didukung oleh penerimaan cukai. Selain itu, Pendapatan Negara juga didukung oleh Penerimaan Bukan Pajak sebesar Rp1,10 triliun. Adapun Penerimaan Bukan Pajak paling besar didukung oleh Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU).
Pada Agustus 2025, Belanja Negara mengalami penurunan 5,08% dibandingkan September 2024 atau sebesar Rp576,82 miliar. Belanja Negara terdiri dari dua komponen utama, yaitu Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah (TKD). Dibandingkan tahun lalu, Belanja Pemerintah Pusat mengalami depresi sebesar 12,12%. Belanja Pemerintah Pusat paling besar didukung oleh Belanja Pegawai sebesar Rp3,07 triliun dan Belanja Barang sebesar Rp978,96miliar.
Transfer ke Daerah (TKD) telah terealisasi sebesar Rp6,62 triliun. Realisasi TKD, didukung oleh tiga komponen utama, yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp3,97 triliun, Dana Desa sebesar Rp741,06 miliar, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp1,22 triliun.


