APBN bukan sekadar angka, tapi wujud nyata komitmen negara untuk mendukung pembangunan dan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Berikut merupakan bentuk dukungan realisasi APBN di lingkup KPPN Malang (Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, dan Kota Batu) hingga 31 Maret 2026 secara keseluruhan.
Pendapatan Negara sebesar Rp26,06 triliun sebagian besar didukung oleh komponen Penerimaan Perpajakan sebesar Rp25,73 triliun. Adapun Penerimaan Perpajakan sebesar paling besar didukung oleh penerimaan cukai. Selain itu, Pendapatan Negara juga didukung oleh Penerimaan Bukan Pajak sebesar Rp332,05 miliar.
Pada Maret 2026, Belanja Negara mengalami penurunan 8,50% dibandingkan Maret 2025 atau sebesar Rp320,91 miliar. Belanja Negara terdiri dari dua komponen utama, yaitu Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah (TKD). Dibandingkan tahun lalu, Belanja Pemerintah Pusat mengalami kenaikan sebesar 8,23%. Belanja Pemerintah Pusat paling besar didukung oleh Belanja Pegawai sebesar Rp1,10 triliun dan Belanja Barang sebesar Rp286,80 miliar.
Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) mengalami penurunan sebesar 17,47% dibandingkan tahun lalu. Realisasi TKD didukung oleh beberapa komponen, yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp1,33 triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp611,58 miliar, Dana Bagi Hasil sebesar Rp23,73 miliar, dan Dana Desa sebesar Rp55,08 miliar.


