APBN bukan sekadar angka, tapi wujud nyata komitmen negara untuk mendukung pembangunan dan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Berikut merupakan bentuk dukungan realisasi APBN di lingkup KPPN Malang (Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, dan Kota Batu) hingga Juni 2026 secara keseluruhan.
Pendapatan Negara sebesar Rp59,88 triliun sebagian besar didukung oleh komponen Penerimaan Perpajakan sebesar Rp59,24 triliun. Adapun Penerimaan Perpajakan sebesar paling besar didukung oleh penerimaan cukai. Selain itu, Pendapatan Negara juga didukung oleh Penerimaan Bukan Pajak sebesar Rp637,96 miliar.
Pada Juni 2026, Belanja Negara mengalami penurunan 6,67% dibandingkan Juni 2025 atau sebesar Rp476,27 miliar. Belanja Negara terdiri dari dua komponen utama, yaitu Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah (TKD). Dibandingkan tahun lalu, Belanja Pemerintah Pusat mengalami kenaikan sebesar 9,72%. Belanja Pemerintah Pusat paling besar didukung oleh Belanja Pegawai sebesar Rp2,26 triliun dan Belanja Barang sebesar Rp688,22 miliar.
Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) mengalami penurunan sebesar 17,06% dibandingkan tahun lalu. Realisasi TKD didukung oleh beberapa komponen, yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp2.340,64 triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp896,41 miliar, Dana Bagi Hasil sebesar Rp200,89 miliar, dan Dana Desa sebesar Rp186,79 miliar.


