APBN bukan sekadar angka, tapi wujud nyata komitmen negara untuk mendukung pembangunan dan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Berikut merupakan bentuk dukungan realisasi APBN di lingkup KPPN Malang (Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, dan Kota Batu) hingga Agustus 2026 secara keseluruhan.
Pendapatan Negara sebesar Rp78,67 triliun sebagian besar didukung oleh komponen Penerimaan Perpajakan sebesar Rp77,73 triliun. Adapun Penerimaan Perpajakan sebesar paling besar didukung oleh penerimaan cukai. Selain itu, Pendapatan Negara juga didukung oleh Penerimaan Bukan Pajak sebesar Rp935,14 miliar.
Pada Agustus 2026, Belanja Negara mengalami penurunan 6,41% dibandingkan Agustus 2025 atau sebesar Rp619,29 miliar. Belanja Negara terdiri dari dua komponen utama, yaitu Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah (TKD). Dibandingkan tahun lalu, Belanja Pemerintah Pusat mengalami kenaikan sebesar 8,73%. Belanja Pemerintah Pusat paling besar didukung oleh Belanja Pegawai sebesar Rp2,88 triliun dan Belanja Barang sebesar Rp974,89 miliar.
Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) mengalami penurunan sebesar 15,72% dibandingkan tahun lalu. Realisasi TKD didukung oleh beberapa komponen, yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp3,03 triliun, Dana Transfer Khusus sebesar Rp1,37 triliun, Dana Bagi Hasil sebesar Rp368,68 miliar, dan Dana Desa sebesar Rp249,35 miliar.


