KPPN Pacitan Jalan S. Parman No. 47 Pacitan

Potensi Pengembangan Empon-Empon di Pacitan

Oleh : Ana Sariasih

Potensi  empon-empon (biofarmaka) yang melimpah mendorong Pemda Pacitan untuk menjadikan salah satu  produk unggulan Pacitan sebagaimana Keputusan Bupati Nomor : 188.45/1364/KPTS/408.12/2019 tentang Produk Unggulan Daerah. Data Dinas Pertanian Kab Pacitan tahun 2019 menunjukkan, luas tanam jahe mencapai 6,05 jt m2 dengan produksi 14,39 jt kg. Luas tanam lengkuas 5,03jt m2 dengan produksi 6,2 jt kg. Luas tanam kencur 3,84

 

 

jt m2 dengan produksi sebesar 1,113 jt kg.  Luas tanam kunyit 8,31 jt m2 dengan produksi 13,33 jt kg. Sedangkan luas tanam temulawak 4,53jt m2 dengan produksi sebesar 6,95 jt kg. Kontribusi  komoditas ini cukup besar  terhadap Jawa timur. Kontribusi temulawak mencapai 54,20 % di Propinsi Jawa timur, lengkuas 53,96%, jahe 14,26 % sedangkan kencur 21,86%.

Adapun sebaran tiap kecamatan antara lain sebagaimana tersaji pada tabel 1.

Tabel 1 Luas Tanam, Luas Panen, Produktivitas dan Produksi Tanaman Jahe Dan Lengkuas di Pacitan 2019

sumber  dinas pertanian Kab Pacitan

Tabel 1 menunjukkan produksi komoditas jahe  dan lengkuas paling banyak di daerah Bandar, Nawangan dan Punung dimana mata pencaharian  penduduk sebagian besar  bertani. Daerah Nawangan dan Bandar merupakan Kawasan  Agropolitan  dan Wisata Sejarah  dalam tematik pengembangan ekonomi berbasis kewilayahan. Tabel 1 juga memperlihatkan  luasan panen masih jauh lebih kecil dibanding luasan tanam. Demikian juga produktivitas tananam juga masih bisa ditingkatkan.

Adapun kondisi sosial ekonomi penduduk di kecamatan  Bandar, Nawangan dan Punung berdasarkan jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai tahun 2020 sebagai berikut:

 

Tabel 2. Sebaran Keluaran Penerima Manfaat per desa di Kec Punung, Nawangan, dan Bandar Tahun 2020

 

  Sumber :Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara

 

Table 2 menunjukkan  jumlah penduduk miskin yang cukup besar di kecamatam Nawangan, Bandar dan Punung. Di kecamatan Punung terdapat 865 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Bandar 1.203 KPM dan Nawangan 1.438 KPM. Salah satu ketentuan Penerima BLT adalah tidak menerima bantuan social lain. Hal ini menunjukkan jumlah keluarga miskin di tiga kecamatan tersebut  dimungkinkan lebih besar dari angka di atas, karena masih terdapat keluarga yang menerima program lain seperti Program  Keluarga Harapan.   Kondisi ini memerlukan upaya- upaya untuk menekan angka kemiskinan tersebut.

Produksi empon-empon yang banyak, disertai harga jual yang stabil akan meningkatan pendapatan masyarakat. Peningkatan produksi empon-empon dapat dilakukan antara lain dengan menambah luasan tanam, luasan panen maupun meningkatkan hasil panen per luasan lahan baik dengan penanaman bibit yang baik, perawatan maupun pemupukan yang tepat. Selain itu,   kepastian pasar yang menampung hasil panen juga memegang peranan penting.  Selama ini, terdapat kondisi dimana pada saat panen, harga ditingkat petani anjlok. Bahkan kadang tidak ‘berharga’. Upah untuk memanennya lebih besar dari harga jual.  Hal Ini terjadi karena empon-empon merupakan komoditas yang tidak awet sehingga harus segera dijual. Dengan melimpahnya komoditas saat panen, tengkulak  akan banting harga. Hal inilah yang menyebabkan kurangnya perbaikan ekonomi  rumah tangga petani.

Oleh karena itu, perlu adanya kepastian pasar untuk menjaga harga pada saat panen. Kepastian harga  dapat diciptakan dengan pengendalian harga pada masa panen. Antara lain adanya kepastian pembelian dari offtaker, penetapan harga beli tingkat petani dan mengolah menjadi produk setengah jadi atau produk jadi  yang mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi. Dengan demikian harga  jualpun  jauh lebih tinggi, pendapatan petani  dapat terjaga  dan mempunyai daya beli yang lebih besar. Tentunya akan  meningkatkan kesejahteraan dan akan mengentaskan masyarakat  yang berada dibawah garis kemiskinan.

Pengembangan produk biofarmaka, memerlukan keterlibatan masyarakat yang banyak   dan modal yang relative rendah di tingkat petani. Hal ini menjadi salah satu keuntungan pengembangan  biofarmaka khususnya dalam upaya pengentaan kemiskinan.  Seiring dengan sasaran pembangunan Pemda Pacitan 2021 antara lain : menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan sektor unggulan pertanian dan pariwisata untuk kemandirian ekonomi masyarakat, Pemerintah daerah memegang peran kunci. Dalam pengembangan empon-empon,   beberapa hal yang dapat dilakukan Pemerintah daerah adalah :

  1. Membuat kebijakan kebijakan yang mendukung pengembangan biofarmaka
  2. Mensinergikan seluruh OPD terkait untuk mendukung pengembangan biofarmaka dengan merencanakan kegiatan dan anggaran yang mendukung seperti  memberikan bimbingan dan pendampingan kepada petani maupun pelaku industri kecil pasca panen, bantuan bibit dsb     
  3. Mendorong Pemerintah Desa terkait untuk turut merencanakan kegiatan dan anggaran dalam APBDesnya, baik melalui pemberdayaan masyarakat seperti  pengadaan bibit, pembangunan, sarana pengolahan dll
  4. Bantuan Alat Pengolahan Biofarmaka

Alat Pengolahan empon-empon/Biofarmaka diperlukan untuk mempertahankan mutu dan meningkatkan nilai ekonomi komoditas  dengan mengubah  menjadi  produk  jadi atau setengah jadi sebelum masuk pasar. Misalnya simplicia kering, serbuk dll. Sayang, peralatan ini padat modal hingga  sulit dijangkau oleh petani kecil. Salah satu solusinya, Pemerintah daerah dapat pemberian bantuan alat pengolahan Biofarmaka kepada petani kecil  secara kelompok melalui APBD ataupun  berkoordinasi dengan kementrian terkait agar dapat dimasukkan dalam perencanaan DAK maupun Bantuan lainnya.

  1. Kemudahan ijin usaha industri kecil

Yang tidak kalah pentingnya adalah pemerintah daerah juga harus mampu menumbuhkan industri kecil pengolahan lanjutan produk Biofarmaka sebagai diversifikasi usaha. Pemerintah daerah dapat melakukan regulasi dengan mengeluarkan kebijakan kemudahan ijin usaha untuk industri kecil pengolah produk biofarmaka.

  1. Mendorong/ memfasilitasi BUMDes dan koperasi untuk bertindak sebagai pembeli/offtaker  produk Biofarmaka.

Pemerintah daerah perlu  mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau koperasi potensial untuk bertindak sebagai pembeli/offtaker komoditas empon-empon di masa panen.  Ini bertujuan memberikan  kepastian pasar produk Biofarmaka khususnya bagi petani kecil. Diversifikasi usaha dan produk oleh BUMDes dan koperasi juga  akan berdampak terbukanya lapangan kerja.

  1. Bekerja sama dengan pihak pihak terkait untuk mendapatkan permodalan

Kurangnya produktifitas  suatu komoditas sangat dipengaruhi ada tidaknya biaya. Biaya diperlukan untuk penyediaan bibit, pupuk maupun biaya tenaga kerja bila tidak dapat dilakukan sendiri oleh petani. Meskipun biaya yang diperlukan  dalam penanaman  empon -empon tidaklah besar, namun pembiayaan  menjadi salah satu permasalahan mengingat tingginya angka kemiskinan di Pacitan. Petani yang kesulitan untuk mendapatkan modal atau adanya kebutuhan,  terpaksa  harus menjual hasil panen pada tengkulak  saat panen dengan harga yang ditawarkan tengkulak.

Disisi lain, Pemerintah pusat telah menggulirkan program Pembiayaan UMi dan KUR Super Mikro.  Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) adalah program pembiayaan kepada masyarakat yang tidak dapat dijangkau oleh fasilitas pembiayaan perbankan, dengan maksimal pinjaman Rp 20juta/orang untuk usaha produktif. Pembiayaan ini telah dimanfaatkan oleh masy Pacitan. Berdasar  data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP)-UMi Kementerian Keuangan, per 12 Maret 2021, penyaluran pembiayaan UMi di Kabupaten Pacitan mencapai Rp. 16,63 Milyar dengan penerima sejumlah 5,749 debitur. Penyaluran  dilakukan oleh  PT. Pegadaian (untuk segmen perseorangan), PNM Mekaar (untuk segmen kelompok usaha),  Koperasi Mitra Duafa (Komida) dan Koperasi Pangestu.

Dari sisi geografis, pembiayaan Umi sangat cocok untuk petani. Disamping tidak bankable, terdapat kemudahan untuk membayar  cicilan yaitu dengan adanya petugas yang mendatangi. Agar lebih mengoptimalkan pendanaan dalam menunjang pengembangan produk empon-empon, Pemda dapat bekerja sama dengan Pusat Investasi Pemerintah sebagai Coordinate Fund program UMi. Kerja sama dapat berupa kerja sama program maupun kerja sama pendanaan. Kerja sama program memungkinkan pengembangan  mengembangkan program Pembiayaan UMi termasuk di dalamnya  bentuk-bentuk sinergi program antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.  Contoh kerja sama program adalah leveraging potensi piutang pembiayaan UMi melalui pasar sekuritas; Peningkatan kapasitas pengusaha Ultra Mikro;

Pembangunan big data UMKM Indonesia; Penguatan ekosistem Pembiayaan UMi; Peningkatan keandalan data; Pengembangan UMKM dalam bentuk lainnya dan Perluasan penyaluran pembiayaan Ultra Mikro. Sedangkan kerja sama pendanaan untuk melakukan penempatan dana kepada PIP dalam rangka Pembiayaan UMi antara lain dalam bentuk investasi dan/atau pembiayaan bersama.

  1. Bertindak sebagai perantara maupun promosi produk Biofarmaka

Bila telah dapat mengolah empon-empon menjadi produk  kering/setengah jadi,  baik berupa simplicial maupun serbuk, Pemerintah Daerah dapat membuat kemitraan dengan melibatkan industri Farmasi/jamu.  Keuntungan system kemitraan ini,  petani memiliki kepastian pasar sehingga mereka hanya fokus menjaga kualitas hasil pertanian sedangkan bagi industri terdapat kepastian ketersediaan bahan baku/setengah jadi sesuai standard kualitas. Selain itu  perlu dilakukan promosi melalui etalase UMKM pada kantor kantor, tempat wisata  dan pada momen- momen besar Pemda / Kunjungan kerja dll.

 

*)Kepala  Kantor Pelayanan Perbendaharaan Pacitan

*))Tulisan ini adalah pendapat pribadi penulis dan tidak merepresentasikan sikap atau pendapat tempat penulis bekerja (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Pacitan)

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

 

 

 

IKUTI KAMI

Berkas:Instagram icon.png - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas File:Logo of YouTube (2015-2017).svg - Wikipedia Berkas:Facebook Logo (2019).png - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia  bebas Tiktok Logo Icon PNGs for Free Download

 

LAPORAN PENGADUAN   

Saluran Pengaduan

 

 

Search