Nilai-nilai positif yang harus ditingkatkan pada momen puasa Ramadhon antara lain kedermawanan dengan cara berempati kepada sesama. Kelaparan dan kehausan adalah hal yang biasa dialami orang-orang yang diuji dengan keterbatasan ekonomi. Mereka dipaksa untuk berpuasa setiap hari tanpa tahu kapan harus berbuka. Membayangkan saja tidak berani, apalagi merencanakan hidangan untuk berbuka. Marilah tengok keadaan kita! Memang, kita merasakan lapar dan haus namun punya kepercayaan diri diujung petang nanti, pada saat matahari tenggelam, ‘penderitaan’ tersebut akan hilang. Bahkan, dengan hidangan yang lebih mewah dari hari-hari biasa. Disitulah letak perbedaaan puasanya kita dengan mereka. Sebagai salah satu cara untuk menumbuhkan emapti kepada mereka yang tidak mampu adalah dengan berbagi kebahagiaan. Maka, pada momen bulan Ramadhon, mari kita siapkan yang terbaik dari sebagian milik kita untuk kita ulurkan kepada mereka. KPPN Purwokerto menyapa sebagian kecil dari anak-anak yatim yang berdomisili di lingkungan sekitar kantor atau lingkungan para pegawai. anak yatim tidak ubahnya anak-anak yang Alloh ‘titipkan’ kepada siapa saja yang menginginkan jaminanNya di hari akhir nanti. Beruntunglah siapa saja yang menerima tawaran itu dan memuliakannya. Celakalah yang menyia-nyiakannya.
KPPN Purwokerto mengadakan kegiatan Peduli Anak Yatim pada hari Rabu, 29 Juni 2018 bertempat di Aula KPPN Purwokerto.




