Dalam rangka meningkatkan ketertiban satuan kerja terkait pengelolaan rekening pemerintah, mekanisme permohonan pembukaan rekening sampai dengan pelaporan, termasuk di dalamnya proses penutupan dan pembukaan rekening yang diblokir, KPPN Purwokerto mengundang seluruh satuan kerja untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Rekening Pemerintah yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 16 Mei 2018. Kegiatan yang bertempat di Aula KPPN Purwokerto ini sekaligus sebagai momen perpisahan Kepala KPPN Purwokerto Bapak Suwajianto yang dipindahtugaskan ke unit yang baru sebagai Kepala Bidang SKKI pada Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Tengah.
Sosialisasi yang diikuti oleh sekitar 72 Bendahara Pengeluaran dari masing-masing satuan kerja tersebut juga menghadirkan narasumber dari Bank Rakyat Indonesia Cabang Purwokerto untuk menyampaikan materi internet banking, CMS dan rencana penggunaan credit/debet card untuk bendahara pengeluaran. Sebagaimana sudah diketahui bahwa mekanisme pengelolaan rekening pemerintah sudah menggunakan berbasis web yang bisa diakses di alamat sprint.kemenkeu.go.id. Dengan aplikasi ini, satuan kerja sesuai dengan modul satuan kerja mendapatkan menu antara lain menu Setting, Transaksi, Monitoring dan Silabun yang digunakan untuk proses permohonan pembukaan rekening ke KPPN sampai dengan pelaporan, termasuk pelaporan LPJ Bendahara. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan arahan kepada satuan kerja terkait penggunaan masing-masing menu pada Aplikasi Sprint tersebut, termasuk troubleshooting terhadap beberapa kendala yang biasa ditemui pada saat pengoperasian aplikasi tersebut.
Pada kesempatan itu, Kepala Seksi Bank KPPN Purwokerto menghimbau kepada seluruh bendahara pengeluaran selaku pengguna rekening pemerintah untuk lebih disiplin terkait penyampaian laporan penutupan rekening. Hal ini begitu ditekankan beliau lantaran masih banyak ditemukan rekening pemerintah yang statusnya sudah ditutup namun belum dibuat laporan penutupannya.




