PROGRAM PEMBIAYAAN ULTRA MIKRO SEBAGI UPAYA MENGGERAKKAN UMKM

Berkurangnya aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat memicu berkurangnya penghasilan sektor usaha, termasuk UMKM. Untuk membantu UMKM agar tidak terus mengalami keterpurukan, Pemerintah menyalurkan sejumlah bantuan. Salah satunya adalah terus menyalurkan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang diikuti dengan sejumlah kemudahan dan subsidi tambahan sebagai respons terhadap efek pandemi Covid-19. Penyaluran Pembiayaan UMi sepanjang 2020 diupayakan memberi kontribusi nyata untuk membantu  UMKM di Indonesia bertahan menghadapi perlambatan ekonomi yang sedang terjadi. Sampai dengan tanggal 9 Oktober 2020, kinerja penyaluran Pembiayaan UMi tahun 2020 telah menjangkau 1.573.303 debitur dengan nilai Rp5,12 triliun. Artinya, Program Pembiayaan UMi telah mencapai 98% target debitur, pada awal kuartal keempat ini. Dengan melibatkan lembaga keuangan non-bank sebagai penyalur, Program Pembiayaan UMi terus meluaskan sebaran debiturnya. Misalnya melalui PT PNM (Persero), telah disalurkan 68% dari total realisasi Pembiayaan UMi yaitu sebesar Rp6,79 triliun. (Data Direktorat Sistem Manajemen Investasi DJPb, 2020).

      Berlokasi di timur pulau Lombok, Kabupaten Lombok Timur sebagai wilayah kerja KPPN Selong juga telah melaksanakan kebijakan pemerintah ini yaitu dengan menyalurkan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Berdasarkan data yang diperoleh terdapat beberapa penyalur pembiayaan UMi di Kabupaten Lombok Timur diantaranya Koperasi Mitra Dhuafa, KSPPS Tamzis Bina Utama, Pegadaian, dan PNM. Adapun total debitur dan total dana penyalurannya dari tahun 2017 hingga 2020 berdasarkan penyalurnya dapat dilihat melalui grafik berikut:  

 

KPPS TAMZIS BINA UTAMA

Berdasarkan grafik diatas, terlihat bahwa total debitur dari penyalur KPPS Tamzis Bina Utama pada tahun 2020 yaitu sebanyak 2 debitur dan total penyaluran dana dari KPPS Tamzis Bina Utama tahun 2020 adalah Rp 4.000.000.

 

PEGADAIAN

Berdasarkan grafik diatas, terlihat bahwa total debitur dari penyalur Pegadaian pada tahun 2017 yaitu sebanyak 145 debitur, tahun 2018 sebanyak 505 debitur, 2019 sebanyak 724 debitur, dan tahun 2020 sebanyak 1286 debitur dengan total penyaluran dana dari Pegadaian pada tahun 2017 sebanyak Rp 1.094.000.000, tahun 2018 sebanyak Rp. 3.952.000.000, tahun 2019 sebanyak Rp. 5.712.900.000, dan pada tahun 2020 sebanyak Rp 8.968.383.300.

 

KOPERASI MITRA DHUAFA

Berdasarkan grafik diatas, terlihat bahwa total debitur dari penyalur Koperasi Mitra Dhuafa pada tahun 2017 yaitu sebanyak 189 debitur, tahun 2018 sebanyak 96 debitur, 2019 sebanyak 297 debitur, dan tahun 2020 sebanyak 199 debitur dengan total penyaluran dana dari Koperasi Mitra Dhuafa pada tahun 2017 sebanyak Rp 420.800.000, tahun 2018 sebanyak Rp. 227.500.000, tahun 2019 sebanyak Rp. 893.600.000, dan pada tahun 2020 sebanyak Rp 690.000.000.

 

PNM

              Berdasarkan grafik diatas, terlihat bahwa total debitur dari penyalur PNM pada tahun 2017 yaitu sebanyak 425 debitur, tahun 2018 sebanyak 259 debitur, 2019 sebanyak 2 debitur, dan tahun 2020 sebanyak 72 debitur dengan total penyaluran dana dari PNM pada tahun 2017 sebanyak Rp 850.000.000, tahun 2018 sebanyak Rp. 631.000.000, tahun 2019 sebanyak Rp. 8.000.000, dan pada tahun 2020 sebanyak Rp 251.500.000.

              Realisasi Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) ini merupakan bagian dari perhatian Pemerintah bagi UMKM dalam upaya membantu UMKM bertahan di tengah pandemi. Melalui program pembiayaan Ultra Mikro (UMi) ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan mampu menggerakkan perekonomian nasional khususnya di Kabupaten Lombok Timur. 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI


 

 

Search