Berita

Seputar KPPN Sukabumi

Penguatan Integritas Melalui Sosialisasi Antikorupsi dan Pembinaan Mental

KPPN Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas melalui pelaksanaan Sosialisasi Antikorupsi Tahun 2026 serta Pembinaan Mental yang dilaksanakan setiap triwulan. Kedua kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat nilai integritas pegawai, baik dari sisi sistem maupun dari aspek moral dan spiritual. Kegiatan sosialisasi antikorupsi dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman pegawai terhadap pentingnya integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dalam kegiatan ini, disampaikan berbagai isu terkait hasil Survei Penilaian Integritas, termasuk potensi risiko seperti kolusi, kurangnya transparansi, serta pentingnya budaya speak up.
 
Selain itu, pegawai diberikan pemahaman mengenai Kerangka Kerja Integritas (KKI) yang mencakup fungsi pencegahan, deteksi, hingga respons terhadap pelanggaran. Penguatan juga dilakukan melalui edukasi terkait pengendalian gratifikasi, penanganan benturan kepentingan, serta pemanfaatan Whistleblowing System sebagai sarana pelaporan pelanggaran secara aman dan akuntabel. 
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai mampu menerapkan nilai transparansi, akuntabilitas, serta menjaga profesionalisme dalam setiap proses kerja.
 
Tidak hanya dari sisi aturan, KPPN Sukabumi juga memperkuat integritas melalui pembinaan mental bidang rohani. Kegiatan ini menghadirkan diskusi studi kasus terkait penyuapan dan ancaman, yang menggambarkan bagaimana integritas seringkali diuji dalam situasi tekanan nyata. Dalam forum diskusi, ditekankan bahwa integritas bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, melainkan keberanian moral untuk tetap memilih yang benar, bahkan ketika dihadapkan pada risiko atau ancaman. Peserta juga diajak untuk merefleksikan bahwa penyimpangan seringkali berawal dari hal kecil yang dianggap wajar, sehingga diperlukan kewaspadaan dan konsistensi dalam menjaga nilai-nilai integritas.

Pembinaan mental juga menekankan pentingnya nilai-nilai spiritual sebagai fondasi integritas. Pegawai diajak untuk memperkuat iman, kesabaran, kejujuran, dan tawakal dalam menghadapi godaan maupun tekanan dalam pekerjaan. Nilai-nilai seperti keadilan, pengendalian diri, serta kesadaran bahwa setiap tindakan akan dipertanggungjawabkan menjadi benteng utama dalam mencegah pelanggaran integritas. Pendekatan ini menunjukkan bahwa integritas tidak hanya dibangun melalui sistem dan aturan, tetapi juga melalui kesadaran diri dan kekuatan moral individu.

Melalui kombinasi sosialisasi antikorupsi dan pembinaan mental, KPPN Sukabumi menegaskan bahwa penguatan integritas harus dilakukan secara menyeluruh. Sistem yang baik, seperti digitalisasi layanan dan mekanisme pelaporan, perlu didukung oleh karakter individu yang kuat dan beretika. Langkah konkret yang ditekankan meliputi penolakan gratifikasi, pelaporan melalui mekanisme resmi, serta komunikasi terbuka dengan atasan dalam menghadapi potensi pelanggaran. Dengan sinergi antara aturan, sistem, dan nilai moral, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa integritas adalah pilihan yang harus dijaga secara konsisten. Bukan hanya dalam kondisi normal, tetapi justru ketika menghadapi tekanan dan tantangan. 

 


 

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

 

 

Search