Dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional yang bertema Statistik Berkualitas Untuk Indonesia Emas", agenda rutin bulanan Press Release Kinerja APBN 2024 dan publikasi data statistik terkait dengan keadaan sosial kependudukan, pertanian, perdagangan dan perekonomian Kabupaten Tuban diselenggarakan oleh BPS Kabupaten Tuban selaku tuan rumah di Gedung Kantor BPS Kabupaten Tuban pada hari Senin (30/09). Acara ini telah menjadi agenda rutin bulanan sebagai salah bentuk nilai Kementerian Keuangan yaitu SINERGI, baik sebagai Kemenkeu Satu (KPPN Tuban berkolaborasi dengan KPP Pratama Tuban dan KPPBC Bojonegoro) maupun dengan pihak eksternal sebagai mitra kerja strategis terutama dalam mendukung kegiatan data analytic dalam rangka mendukung program Regional Chief Economist (RCE).
Dalam acara kali ini Kepala BPS Kabupaten Tuban memaparkan publikasi data statistik terkait dengan keadaan sosial kependudukan, pertanian, perdagangan dan perekonomian Kabupaten Tuban dengan tajuk “Perkembangan Sosial Ekonomi Kabupaten Tuban Menuju Indonesia Emas 2045”. Beliau menyampaikan bahwa PDRB per kapita Kab. Tuban sempat mengalami penurunan pada tahun 2020 sebesar 3,32 Juta. Tetapi, tahun 2021-2023 PDRB per kapita Kabupaten Tuban kembali menunjukkan tren peningkatan. Selama 10 tahun terakhir, sektor Industri Pengolahan masih mendominasi pembentukan PDRB di Kabupaten Tuban. Kedepan perlu lebih banyak dikembangkan sektor usaha yang berbasis kemasyarakatan agar “kue ekonomi” di Kabupaten Tuban bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Sementara berbagai program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tuban berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin menjadi 14,36% atau sekitar 171,24 ribu jiwa sampai tahun 2024.
(SANTRI, Santun Amanah Nyaman Terampil Responsif dan Inovatif)

