Dalam rangka pelaksanaan pengamanan, pengawasan, dan pengendalian Barang Milik negara khususnya pencegahan bahaya kebakaran sesuai mitigasi risiko yang telah disusun, KPPN Bengkulu telah melaksanakan simulasi penanggulangan kebakaran pada Jum’at, 12 Mei 2017. Pertimbangan utama dilaksanakannya kegiatan ini karena potensi bahaya kebakaran dapat terjadi dimana saja, Dengan demikian usaha pencegahan harus dilakukan oleh setiap pegawai agar peristiwa kebakaran, penyebab kebakaran dan dampak akibat kebakaran dapat diminimalisir semaksimal mungkin melalui tindakan preventif. Hal ini sesuai dengan Surat Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor: S-10891/PB/2016 Tanggal 29 Desember 2016 tentang Standarisasi Identifikasi Risiko Dalam Rangka Penyusunan Profil pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
Kegiatan simulasi penanggulangan kebakaran pada KPPN Bengkulu dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 12 Mei 2017 di halaman parkir KPPN Bengkulu. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat/pegawai KPPN Bengkulu termasuk Satpam dan pegawai PPNPN. Kegiatan simulasi ini dimulai pukul 07.00 WIB s.d. selesai dengan agenda sebagai berikut:
1. Pembukaan dan arahan Kepala KPPN Bengkulu oleh Bapak Haris Budi Susila
Dalam sesi ini, Kepala KPPN Bengkulu menekankan pentingnya pemahaman seluruh pegawai terhadap pengamanan, pengawasan, dan pengendalian Barang Milik Negara, serta tindakan penyelamatan awal yang harus dilakukan seluruh pegawai dalam menghadapi bahaya kebakaran di lingkungan kerja. Kepala KPPN Bengkulu juga berpesan agar seluruh pegawai dapat mengikuti simulasi dengan sungguh-sungguh serta senantiasa melakukan tindakan preventif guna menghindari terjadinya kebakaran di lingkungan kerja.

2. Gambaran umum simulasi oleh Kepala Subbagian Umum KPPN Bengkulu
Pada sesi ini, Kepala Subbagian Umum memberikan pemahaman tentang perlunya menerapkan manajemen penanggulangan kebakaran, salah satunya menggunakan checklist pengamanan Barang Milik Negara (BMN) dalam rangka penanggulangan kebakaran. Pada sesi ini juga disampaikan agar seluruh pegawai senantiasa waspada terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan kebakaran dan selalu sigap melakukan tindakan penyelamatan awal jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

3. Penjelasan materi pengamanan Barang Milik Negara terkait bahaya kebakaran dan simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) oleh Petugas TU/RT KPPN Bengkulu
Pada sesi ini, pemateri menjelaskan beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya kebakaran diantaranya adalah faktor kelalaian manusia, faktor teknis misalnya konsleting listrik, dan faktor alam misalnya kebakaran akibat petir. cuaca panas, dan gunung meletus. Selain itu, pada sesi ini juga dijelaskan alat-alat yang bisa digunakan untuk memadamkan api ketika terjadi kebakaran misalnya, air, karung goni atau handuk yang dibasahkan, pasir, dan juga Alat Pemadam Api Ringan (APAR).Selain itu, pada sesi ini seluruh pejabat/pegawai termasuk satpam dan pegawai honorer mempraktikkan penggunaan APAR untuk memadamkan api. Simulasi berjalan dengan lancar, dimana seluruh peserta simulasi mampu menggunakan APAR untuk memadamkan api dengan baik.




Melalui simulasi ini diharapkan seluruh pegawai KPPN Bengkulu mampu mengidentifikasi potensi penyebab kebakaran dan melakukan upaya pemadaman kebakaran dini bila terjadi kebakaran di lingkungan kerja.
Kontributor : [NA]


