Blitar, http://www.djpbn.kemenkeu.go.id/kppn/blitar/id/ -
Aku belum mencoba apa itu narkoba
Dan aku suka bertanya
Kenapa orang bilang itu berbahaya
Rupanya banyak kisah
Tentang manusia-manusia salah jalan
Yang ingin bergembira dengan dunianya
Penuh fantasi dan sensasi
Apa kau tahu???
Ternyata mereka menderita
Meronta penuh hiba
Memohon belas kasih dari candu yang kian menganga
Kini, kisah itu masih bercerita
Tentang jiwa-jiwa tanpa ruh karena narkoba
Yang kini gaungnya masih menggema
Dengan bahaya yang masih dipuja
Hingga dunia ini berhenti berbicara
Bait-bait puisi yang dibawakan Farida Wijayanti, selaku pembawa acara, menandai dimulainya acara Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Tes urine Anti Narkoba pegawai KPPN Blitar, Rabu (1/8). Bertempat di ruang rapat KPPN Blitar terjalin Sinergi bersama BNN Kabupaten Blitar dan KPPN Blitar apik menggagas acara yang mengusung tema “Mengawal APBN Membangun Negeri Melalui Kinerja Terbaik Hidup Sehat Tanpa Narkoba”
Kegiatan ini merupakan wujud implementasi Nilai-Nilai Kementerian Keuangan terkait integritas dan Pedoman Kode Etik Pegawai pada Etika Terhadap Diri Sendiri serta menindaklanjuti rapat kerja BNN Kabupaten Blitar pemberdayaan masyarakat Anti Narkoba bersama Instansi Pemerintah, dan juga berangkat dari kesadaran dalam rangka Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional setiap tahunnya tanggal 26 Juni untuk memperkuat aksi dan kerja sama secara global. Selain itu, melalui peringatan ini, akan mengingatkan masyarakat untuk menghindari penyalahgunaan narkoba, melawan penyalahgunaan obat-obatan, dan penjualan obat secara ilegal. Penetapan 26 Juni sebagai Hari Anti Narkotika Internasional dicanangkan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada 26 Juni 1988.
Di Indonesia, pemberantasan narkoba jadi perhatian serius pemerintah. Arahan Presiden Joko Widodo, menyatakan, Indonesia gawat darurat narkoba. "Ada sebuah situasi yang sudah sangat darurat. Semuanya harus kerja sama tentunya tidak hanya unsur Kepolisian dan BNN saja, kitapun dapat berkontribusi”, demikian welcome speech Herbudi Adrianto, Kepala KPPN Blitar mengawali acara.
AKBP Agustianto, SH, MH Kepala BNN Kabupaten Blitar menyampaikan paparan Sosialisasi. Sebagai bentuk tanggap darurat narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 2016 telah menjalankan program-program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Langkah ini dilakukan untuk menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkotika, khususnya pada kelompok generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, tidak berlebihan kiranya sebagai bentuk partisipasi dan kontribusi, kitapun berkewajiban menciptakan lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang minimal lingkungan keluarga kita masing-masing dan masyarakat sekitar, dengan berperan dalam mengkampanyekan dan menjaga diri dari ancaman bahaya narkoba.
Penjelasan begitu comprehensive dan menyeluruh menjelaskan maraknya peredaran gelap Narkoba, bahaya penggunaan narkoba, hingga modus operandi yang digunakan, serta ajakan untuk pencegahan, lengkap dengan tayangan foto dan video disampaikan AKBP Agustianto yang bertindak selaku narasumber.
Di Bagian akhir tes urine dilakukan tim BNN Kabupaten Blitar kepada seluruh pegawai KPPN Blitar termasuk semua pegawai harian lepas (PHL) tenaga honorer untuk memastikan bahwa tidak seorangpun yang terindikasi terkena penyalahgunaan Narkoba.
Ketika cinta hadir menyapa hati
Rengkuh tangan membuka sapa
Ingin hidup anda lebih berarti
Jangan coba-coba pakai narkoba

