Jl. Bendungan Balandete Km. 6, Balandete, Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (93518); Telp (0405) 2325553; Faks (0405) 2321326

Berita

Seputar KPPN Kolaka

Hari Bakti Perbendaharaan Ke-18 Tahun 2022

Segenap pegawai KPPN Kolaka pada hari Kamis (28/01/2022) mengikuti Acara Puncak Hari Bakti Perbendaharaan Ke-18 Tahun 2022 di Aula KPPN Kolaka. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring melalui media zoom meeting dan channel youtube Ditjen Perbendaharaan, dengan dihadiri langsung oleh Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Bali di sela-sela Acara Presidensial G20 dan juga Bapak Dirjen Perbendaharaan Hadiyanto beserta ex-Dirjen Perbendaharaan dari Jakarta. 

Acara dimulai dengan launching digital exhibition perbendaharaan dan parade pentas seni insan perbendaharaaan muda. Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan laporan Dirjen Perbendaharaan dan pemutaran video sejarah perkembangan perbendaharaan menuju era digital. Selanjutnya dilakukan launching roll out SAKTI yang merupakan terobosan terkini Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk mendukung pengelolaan keuangan satuan kerja di tingkat instansi kementerian/lembaga. Sebagaimana diketahui bersama, SAKTI diimplementasikan secara penuh di tahun 2022. Sebelum penutup, dilakukan pemutaran video selamat dari pimpinan unit eselon I serta testimoni para stakeholder terhadap Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang senantiasa berinovasi dan melakukan transformasi ke arah digital dalam rangka mensimplifikasi proses bisnis.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan dibentuk sejak 18 tahun yang lalu pada tahun 2004 dan sejak itu terus melakukan continuous improvements. Tonggak reformasi birokrasi Dirjen Perbendaharaan dirasakan stakeholder sejak munculnya KPPN Percontohan di tahun 2007, yang kemudian berhasil diterapkan pada seluruh KPPN di tahun 2012. Pada tahun 2015, dimulailah implementasi SPAN yang menggeser pemanfaatan teknologi yang sebelumnya berbasis stand alone dengan menggunakan server di masing-masing KPPN menjadi berbasis terpusat secara nasional. Implementasi SPAN ini berhasil membawa LKPP meraih opini WTP untuk pertama kalinya di tahun 2016 dan merupakan pencapaian yang luar biasa setelah 12 tahun penyusunan laporan keuangan pemerintah. 

Perubahan yang diinisasi Direktorat Jenderal Perbendaharan bukanlah suatu usaha yang mudah karena melibatkan 19.600 satuan kerja di seluruh Indonesia dengan beragam kondisi geografisnya. Transisi yang tanpa gejolak dan berjalan dengan smooth membuktikan bahwa Dirjen Perbendaharaan berhasil mengelola perubahan (change management) dengan baik. Kemampuan change management ini diakui oleh Bu Menteri Keuangan, dengan mempertimbangkan bahwa  negara lain ada yang mengalami kegagalan dalam perjalanannya melakukan perubahan struktural. Negara Indonesia juga diakui sebagai salah satu negara terdepan dalam mengadopsi teknologi informasi untuk memodernisasi tata kelola keuangan, ketika beberapa negara lain bahkan baru saja berinisiasi memulai perubahan dimaksud. Kemampuan tersebut menjadi modal yang penting bagi Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk terus mengawal perubahan-perubahan di masa mendatang mengingat perubahan merupakan kunci keberhasilan organisasi yang agile menghadapi tantangan lingkungan yang penuh dengan ketidakpastian (uncertainty).

Menteri Keuangan juga berpesan agar Direktorat Jenderal Perbendaharaan tidak mudah berpuas diri dengan pencapaian yang diraih saat ini. Direktorat Jenderal Perbendaharaan harus memainkan peran yang lebih bermakna lagi bagi negara, diantaranya dengan memanfaatkan data yang saat ini dimiliki. Bagi para stakeholder saat ini, terutama Pemerintah Daerah, transformasi yang dilakukan Direktorat Jenderal Perbendaharaan menjadikannya sebagai organisasi yang baik namun hanya sebagai kasir yang baik. Padahal di era teknologi saat ini, data dapat dikatakan sebagai the new oil, suatu sumber daya/aset yang sangat bernilai. Direktorat Jenderal Perbendaharaan sebagai treasurer negara berdiri di atas data tersebut. Untuk itu, Direktorat Jenderal Perbendaharaan perlu mengolah data tersebut sehingga menjadi suatu harta yang tak ternilai harganya. Untuk dapat mengolah data tersebut, DJPb tidak boleh hanya bertindak sebagai kasir, tetapi berkembang menjadi apa yang kita sebut saat ini dengan Regional Chief Economist (RCE). Ini menjadi tantangan berikutnya, yang merupakan the next level dari role DJPb untuk mencapai visinya menjadi unggul di tingkat dunia.

Untuk menyemarakkan Hari Bakti Perbendaharaan ke-18, di samping menghadiri upacara puncak hari bakti, KPPN Kolaka melakukan serangkaian kegiatan di antaranya menghias ruang front office dan aula. Di samping itu, KPPN Kolaka melakukan kunjungan kepada PPNPN yang baru saja dikaruniai 2 orang anak sebagai bagian dari program knowing your employee. Terakhir, KPPN Kolaka melakukan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako di panti asuhan sebagai wujud corporate social responsibility bagi lingkungan sekitar. 

    

Di Hari Bakti Perbendaharaan ini pula, KPPN Kolaka mendoakan agar bangsa Indonesia bisa terlepas dari masa pandemi, terwujud masyarakat yang sehat sehingga dapat beraktifitas dan produktif kembali demi pulihnya ekonomi Indonesia.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

 

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

KPPN Kolaka
Jl. Bendungan Balandete Km. 6, Balandete, Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (93518) 
Telp (0405) 2325553; Faks (0405) 2321326

IKUTI KAMI