Akselerasi penyerapan anggaran, khususnya daerah dan komitmen untuk bersinergi mewujudkan realisasi belanja yang optimal menjadi topik mengemuka dalam audiensi antara Walikota Lubuk Linggau, SN Prana Putra Sohe dengan Kepala KPPN Lubuk Linggau yang baru, Purwo Widiarto di Kantor Walikota Lubuk Linggau pada Jumat (11/06) yang lalu.

Pada kesempatan tersebut Walikota Lubuk Linggau menyatakan bahwa pihaknya sangat berkepentingan atas terserapnya anggaran secara cepat, baik yang bersumber dari APBD, maupun yang didapatkan dari dana transfer daerah. Menurutnya, makin cepat uang pemda itu dibelanjakan, makin cepat pula berdampak pada masyarakat.
“Tidak semua Pemda memiliki kecenderungan untuk menyimpan saja uangnya di rekening. Pemkot Lubuk Linggau saya minta jika ada anggaran, cepat belanjakan-serap. Karena itu adanya alternatif-alternatif sumber pembiayaan termasuk dana transfer ke daerah dan skema pinjaman daerah menjadi penting, dan dipermudah, supaya kita bisa lebih cepat bergerak”, demikian dikatakan Walikota Lubuk Linggau.
Menanggapi hal tersebut Kepala KPPN Lubuk Linggau menyatakan bahwa hal yang sama niscaya merupakan pula komitmen dari pemerintah pusat, diantaranya melalui peran unit kerja vertikal di daerah, termasuk KPPN Lubuk Linggau sebagai Kuasa BUN. Ia menyatakan bahwa dari catatan KPPN dan Simtrada, Kota Lubuk Linggau memiliki potensi sumber dana yang relatif besar untuk bisa dioptimalkan ke depan penyerapannya, berupa sisa pagu dari total 688 Miliar Rupiah lebih alokasi Dana Transfer Daerah untuk TA.2021.
“Dari total pagu tersebut, kami siap memberikan dukungan layanan bagi Pemkot Lubuk Linggau utamanya untuk mempercepat pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kota Lubuk Linggau tahun 2021 yang memang disalurkan melalui KPPN Lubuk Linggau” demikian ungkap Purwo saat menyampaikan progress pencairan DAK Fisik dimaksud. Menurutnya, dari total pagu sebesar Rp. 59,97 Milyar yang dimiliki Pemkot masih perlu diakselerasi lagi pencairannya, mengingat TA.2021 sudah akan memasuki paruh kedua.
“Untuk kontrak-kontrak yang proses reviunya sudah selesai di Pemkot, mohon langsung saja diajukan untuk segera kami proses pencairannya. Insya Allah kami siap membantu Pemkot seoptimal mungkin.” tambah Purwo lagi kepada Walikota Lubuk Linggau.

Dalam audiensi yang dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Pemkot Lubuk Linggau, A. Rahman Sani tersebut, Walikota Lubuk Linggau dan Kepala KPPN Lubuk Linggau sepaham bahwa unit kerja pemda dan pemerintah pusat yang terkait penyaluran anggaran harus berjalan beriringan, mengedepankan kerjasama yang baik dalam koridor akuntabilitas yang terjaga.
“Seperti tagline Kota Lubuk Linggau, BISA (Brain, Innovation, Speed dan Accountability” pungkas Walikota Lubuk Linggau
#DJPbHAnDAL
#DJPbKawalAPBN
#070mantap
#InfoTKDD
#infolubuklinggau



