Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Lubuk Linggau menggelar kegiatan Press Release Kinerja APBN sekaligus Rilis Kinerja APBN dan Transfer ke Daerah (TKD) Wilayah Kerja KPPN Lubuk Linggau Periode Triwulan II Tahun 2026. Kegiatan ini bertempat di Ruang Rapat Lantai II KPPN Lubuk Linggau, Selasa 14 Juli 2026 Pukul 10.00 WIB.

Kepala KPPN Lubuk Linggau, Isnain Fikriansyah menyampaikan bahwa pelaksanaan APBN Semester I Tahun Anggaran 2026 di wilayah kerja KPPN Lubuk Linggau sudah berjalan dengan baik dan tetap terjaga di tengah berbagai tantangan ekonomi.
"Dari sisi pendapatan negara, realisasi mencapai Rp381 miliar meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,"katanya.
Kemudian, kontribusi terbesar berasal dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp220,97 miliar dan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar Rp70,77 miliar.
Sementara itu, realisasi belanja negara hingga akhir Semester I 2026 mencapai Rp1,585 triliun atau 53,00 persen dari pagu sebesar Rp2,991 triliun.
Persentase tersebut melampaui target penyerapan semester pertama I TA 2025 yang berada dikisaran 45 persen meskipun secara nominal mengalami penurunan minus 14,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Pada komponen Belanja Pemerintah Pusat, realisasi mencapai Rp417,62 miliar atau 65,79 persen dari pagu,"ungkapnya.
Belanja Pegawai menjadi komponen dengan realisasi tertinggi, yakni 76,41 persen yang mencerminkan kelancaran pembayaran gaji, tunjangan, Tunjangan Hari Raya (THR), serta gaji ke-13 aparatur sipil negara (ASN).
Adapun Belanja Barang telah terealisasi 46,19 persen sedangkan Belanja Modal baru mencapai 23,01 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan perlunya percepatan pelaksanaan kegiatan dan penyelesaian kontrak pada semester kedua agar target penyerapan anggaran dapat tercapai.
"Dari sisi Transfer ke Daerah (TKD) realisasi penyaluran mencapai Rp1,167 triliun atau 49,55 persen dari total pagu,"jelasnya.
Penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) telah mencapai 55,86 persen, sementara Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik terealisasi 45,12 persen.
Meski demikian, KPPN Lubuk Linggau mencatat masih terdapat ruang perbaikan pada penyaluran DAK Fisik, dan Dana Desa dan Dana Insentif Fiskal yang realisasinya masih relatif rendah.
Pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat pemenuhan persyaratan penyaluran agar dana tersebut segera dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, kinerja APBN Semester I Tahun Anggaran 2026 di wilayah kerja KPPN Lubuk Linggau menunjukkan kondisi yang cukup baik dan tetap terjaga.
Pertumbuhan pendapatan negara yang positif serta realisasi belanja yang sesuai target menjadi indikator bahwa APBN terus berperan sebagai instrumen fiskal yang efektif dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah.



