Kecelakaan kerja, salah satunya kebakaran merupakan salah satu peristiwa yang tidak diinginkan karena dapat menyebabkan kerugian, terutama kerugian materil. Standar keselamatan kerja merupakan langkah preventif agar tidak terjadi kecelakaan kerja. Akan tetapi kecelakaan bisa terjadi kapanpun tanpa tanpa kita sadari. Maka dengan hal tersebut, KPPN Luwuk melaksanakan simulasi penanggulangan kebakaran agar dapat memadamkan api apabila terjadi kebakaran dengan cepat, tepat, dan aman.
Hari jumat, 9 Februari 2018 telah di laksanakan simulasi penanggulangan bencana kebakaran oleh KPPN Luwuk yang bekerja sama dengan tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Banggai. Dalam pelaksanaan simulasi tersebut terdapat dua cara yang diberikan untuk memadamkan api. Cara pertama dengan menggunakan karung goni basah yang kemudian di letakkan di atas api yang menyala dan menutup semua bagian karena jika tidak ada udara api akan padam. Cara kedua dengan menggunakan alat pemadam api. Tahapan penggunaan alat pemadam api yang pertama dengan membuka pengunci yang ada di alat pemadam api, kemudian mengarahkan pipa ke atas dan menekan pompa sekeras kerasnya hingga terdengar suara seperti letusan disertai menyemburnya bubuk dari dalam alat pemadam api untuk memastikan alat pemadam api bisa digunakan. Setelah dipastikan bisa digunakan, cari posisi yang tidak berlawanan arah dengan arah angin dan kemudian semprot api dengan mengarahkan pipa ke api dan menekan pompa hingga api padam.
Setelah diberikan pengarahan oleh Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banggai, para pegawai melakukan pemadam api sesuai petunjuk yang sudah dijelaskan karena dengan praktek lebih mudah untuk memahami dan melaksanakannya.




