Pemerintah Indonesia hingga saat ini masih berusaha untuk menurunkan angka kasus covid-19 di Indonesia yang terus meningkat. Data terakhir yang didapat dari gugus tugas covid, kasus positif covid hingga saat ini menyentuh angka 1,5 juta kasus. Salah satu cara untuk menekan kenaikan angka kasus positif covid adalah dengan pemberian vaksin yang dilakukan bertahap.
Sebagai pelayan publik, KPPN Majene menjadi sasaran vaksinasi pada tahap dua. Vaksinasi dilakukan sebanyak dua kali. Vaksinasi pertama telah dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2021. Kemudian dilaksanakan vaksinasi yang kedua pada Senin, 29 Maret 2021. Seluruh pegawai KPPN Majene menjadi peserta vaksinasi. Pemberian vaksin dilakukan di Puskesmas Banggae I.

Sama seperti vaksinasi pertama, pegawai dibagi menjadi dua kelompok untuk melakukan vaksinasi secara bergilir. Alur pelaksanaan vaksinasi dimulai dengan administrasi. Di tahap administrasi, peserta diminta menunjukkan kartu vaksinasi yang didapat pada vaksinasi pertama. Tahap selanjutnya adalah skrining kesehatan. Skrining dilakukan dengan mengecek tekanan darah peserta, suhu tubuh, dan riwayat kesehatan. Jika dinyatakan siap divaksin, maka peserta boleh diberikan vaksin. Setelah vaksinasi diberikan, peserta diarahkan untuk menunggu selama 30 menit untuk mengetahui apakah ada efek samping dari pemberian vaksin. Beberapa pegawai mengaku tidak merasakan efek samping yang begitu berarti, hanya pegal bagian lengan.

Semoga dengan berpartisipasi dalam perberian vaksin ini, KPPN Majene menjadi salah satu bagian dalam usaha menekan angka kasus covid di Indonesia. Stay Safe All <3
#TABE #Transparan #Akuntabel #BebasBiaya #Efisien #StaySafe






