APBN bukan sekadar angka, tapi wujud nyata komitmen negara untuk mendukung pembangunan dan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Berikut merupakan bentuk dukungan realisasi APBN di lingkup KPPN Malang (Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, dan Kota Batu) hingga 31 Desember 2025 secara keseluruhan.
Pendapatan Negara sebesar Rp115,80 triliun sebagian besar didukung oleh komponen Penerimaan Perpajakan sebesar Rp114,38 triliun. Adapun Penerimaan Perpajakan sebesar paling besar didukung oleh penerimaan cukai. Selain itu, Pendapatan Negara juga didukung oleh Penerimaan Bukan Pajak sebesar Rp1,41 triliun. Adapun Penerimaan Bukan Pajak paling besar didukung oleh Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU).
Pada Desember 2025, Belanja Negara mengalami penurunan 3,43% dibandingkan Desember 2024 atau sebesar Rp530,51 miliar. Belanja Negara terdiri dari dua komponen utama, yaitu Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah (TKD). Dibandingkan tahun lalu, Belanja Pemerintah Pusat mengalami depresi sebesar 12,16%. Belanja Pemerintah Pusat paling besar didukung oleh Belanja Pegawai sebesar Rp4,08 triliun dan Belanja Barang sebesar Rp1,65 triliun.
Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) mengalami kenaikan sebesar 3,71% dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan realisasi TKD, didukung oleh beberapa komponen utama, yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp5,10 triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp1,71 triliun, Dana Bagi Hasil sebesar Rp1,13 triliun dan Dana Desa sebesar Rp794,06 miliar.


