APBN bukan sekadar angka, tapi wujud nyata komitmen negara untuk mendukung pembangunan dan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Berikut merupakan bentuk dukungan realisasi APBN di lingkup KPPN Malang (Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, dan Kota Batu) hingga 31 Januari 2026 secara keseluruhan.
Pendapatan Negara sebesar Rp8,18 triliun sebagian besar didukung oleh komponen Penerimaan Perpajakan sebesar Rp8,11 triliun. Adapun Penerimaan Perpajakan sebesar paling besar didukung oleh penerimaan cukai. Selain itu, Pendapatan Negara juga didukung oleh Penerimaan Bukan Pajak sebesar Rp68,70 miliar.
Pada Januari 2026, Belanja Negara mengalami penurunan 0,49% dibandingkan Januari 2025 atau sebesar Rp6,51 miliar. Belanja Negara terdiri dari dua komponen utama, yaitu Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah (TKD). Dibandingkan tahun lalu, Belanja Pemerintah Pusat mengalami kenaikan sebesar 7,74%. Belanja Pemerintah Pusat paling besar didukung oleh Belanja Pegawai sebesar Rp248,20 miliar dan Belanja Barang sebesar Rp41,55 miliar.
Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) mengalami penurunan sebesar 2,57% dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan realisasi TKD, didukung oleh beberapa komponen utama, yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp668,75 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp363,47 miliar, dan Dana Bagi Hasil sebesar Rp7,59 miliar.


