Akselerasi Penyaluran THR 2026: Realisasi KPPN Nabire Lampaui Target, Penyelesaian Capai 100%
Ditulis oleh : Steven Joshua (Pembina Teknis Perbendaharaan Negara)
Sampai dengan 31 Maret 2026, kinerja penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI, dan POLRI pada satuan kerja mitra KPPN Nabire menunjukkan akselerasi yang kuat dan terukur. Sebanyak 15.889 Pegawai ASN/Prajurit TNI/Anggota POLRI telah berhasil menerima THR seminggu sebelum lebaran. Realisasi pembayaran tidak hanya mencapai target, namun juga melampauinya, baik dari sisi jumlah penerima maupun nilai belanja.
Capaian kinerja utama (key performance highlights):
- Realisasi satker: Seluruh satker mitra KPPN Nabire telah mengajukan dan selesai diproses KPPN
- Realisasi penerima: 15.873 pegawai (187,7% dari target 8.454 ASN/TNI/POLRI)
- Realisasi belanja: Rp44,04 miliar (121,8% dari target Rp36,15 miliar)
- Selisih realisasi penerima: +7.419 pegawai di atas baseline perencanaan
- Selisih realisasi belanja: +Rp7,89 miliar (over-performance)
- Sisa penyelesaian: 7,75% penerima
Capaian ini mengindikasikan bahwa mayoritas satuan kerja telah mampu mengeksekusi pembayaran THR secara tepat waktu dan dalam skala besar, didukung oleh kesiapan dokumen, akurasi data, serta kecepatan penyampaian SPM. Over-performance pada realisasi belanja dan jumlah penerima terjadi sehubungan dengan adanya penambahan beberapa Satuan Kerja Mitra KPPN Nabire, terutama pada Satker lingkup Brigif TP 82/WKB yang mulai dibayarkan Belanja Pegawai pada KPPN Nabire sejak Maret 2026.
Dari perspektif struktur belanja, kontribusi terbesar berasal dari BA dengan jumlah personel besar seperti TNI dan POLRI. Meskipun demikian, masih terdapat residual pembayaran pada sebagian kecil satker (<1%), yang umumnya disebabkan oleh proses administratif lanjutan sehubungan perpindahan pegawai, perubahan nomor rekening, dan jumlah hak yang diterima sehingga memerlukan perbaikan lebih lanjut.
Secara kinerja organisasi, capaian ini memperkuat beberapa indikator utama, antara lain:
- Indeks Kualitas Penyelesaian Belanja Pegawai, ditunjukkan oleh realisasi di atas target (over 100%)
- Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran K/L, tercermin dari tingkat penyerapan anggaran dan perencanaan anggaran sehubungan belanja pegawai yang baik
Dengan capaian tersebut, KPPN Nabire berhasil menjaga momentum penyaluran belanja negara sebagai instrumen stimulus ekonomi di daerah. Hal ini dapat tercapai dengan dukungan dan koordinasi yang baik dengan pengelola keuangan pada Satuan Kerja Mitra KPPN Nabire. Penyaluran THR yang masif dan tepat waktu berkontribusi langsung terhadap peningkatan likuiditas masyarakat dan penguatan daya beli menjelang Hari Raya.
Ke depan, fokus pengendalian diarahkan pada percepatan penyelesaian sisa pembayaran melalui:
- penguatan monitoring harian terhadap satker yang belum menyampaikan SPM,
- peningkatan asistensi dan koordinasi, serta
- mitigasi risiko administratif yang berpotensi menunda pencairan.
Dengan langkah tersebut, diharapkan realisasi penyaluran THR dapat mencapai 100% secara menyeluruh, baik dari sisi satker, penerima, maupun nilai belanja, dalam waktu yang sangat terbatas.


