Pada hari Jum’at, tanggal 8 Februari 2019 seluruh pegawai dan PPNPN mengikuti kegiatan Pelatihan dan Simulasi Kebakaran. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman belakang kantor KPPN Pangkalan Bun dengan di pandu oleh perwakilan dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat.

Pada penyampaian materinya, petugas pemadam kebakaran menjelaskan perbedaan isi apar, yaitu dry powder. Apar ini berbentuk serbuk halus yang efektif digunakan untuk memadamkan api. Namun kelemahan apar ini adalah tidak ramah untuk peralatan kantor dikarenakan serbuknya yang mengandung bahan kimia berpotensi merusak perlatan elektornok. Jenis apar yang ke dua ialah Alat Pemadam Api Jenis Carbon Dioxide (CO2). Apar jenis ini menggunakan CO2 (karbon dioksida) sebagai bahan pemadam. Alat pemadam ini akan mengeluarkan awan karbon dioksida dan partikel CO2 padat pada saat digunakan. Jenis pemadam ini digunakan untuk area dimana terdapat peralatan elektronik sehingga peralatan tersebut tidak rusak. Petugas menjelaskan bagaimana cara penggunaan apar tersebut kepada seluruh peserta pelatihan agar jika terjadi bencana dapat memadamkan api dengan menggunakan apar yang tersedia.

Selain itu petugas damkar juga mengedukasi tentang pentingnya pengetahuan tentang penanganan bencana kebakaran dalam kehidupan sehari-hari contohnya tentang cara memadamkan api skala kecil dengan menggunakan barang atau peralatan sederhana seperti kain basah yang tebal yang di basahi dengan air lalu meletakkannya ke api dengan memperhatikan arah angin.

Pelatihan dan Simulasi kebakaran ini dilanjutkan dengan praktik pemadaman api yang dilakukan oleh Pegawai KPPN Pangkalan Bun dengan didampingi oleh petugas pemadam kebakaran.

Kegiatan Pelatihan dan Simulasi Kebakaran ini dilaksanakan mulai pukul 06.30 WIB s.d pukul 08.00 WIB antusiasme dari peserta membuat kegiatan ini berlangsung dengan lancar serta seluruh pegawai dapat menerima arahan dari petugas dengan baik.



