"Ngopi Moka" Internalisasi Manajemen Risiko dan Kinerja

Dalam rangka internalisasi manajemen risiko dan kinerja, serta mengimplementasikan langkah-langkah peningkatan kualitas pengelolaan kinerja berdasarkan prinsip SFO, KPPN Putussibau menyelenggarakan "Ngopi Moka", Ngobrol Pintar Manajemen Risiko dan Kinerja pada hari Jumat, 12 Juni 2020. Kegiatan ini dikemas dalam suasana santai sambil ditemani kopi hasil racikan pegawai sendiri, namun tetap berlangsung efektif dengan diskusi yang dinamis antar pegawai.
Selain sebagai sarana internalisasi, kegiatan "Ngopi Moka" dimaksudkan juga untuk meningkatkan kemampuan public speaking para pegawai, serta kemampuan dalam menyusun bahan presentasi yang baik dan teknik presentasi yang komunikatif dan menarik.
Sesi kali ini diisi dengan pemaparan oleh Manajer Risiko, MMKO, serta presentasi kontrak kinerja dan capaian dari pelaksana Subbag Umum yaitu Rizky Pambagio dan M Shalahuddin, serta Felix Camille dari Seksi Bank, dilanjutkan dengan diskusi. FGD diakhiri dengan pengarahan dari Kepala KPPN Putussibau, Bapak Chandra A.S. Wibowo.
Dalam pengarahannya beliau menyampaikan bahwa untuk mewujudkan visi KPPN yaitu "menjadi pengelola perbendaharaan negara di daerah yang profesional, modern, transparan, dan akuntabel” diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai strategi organisasi dalam upaya mencapai visi, yang dituangkan dalam peta strategi. Jadi peta strategi berfungsi sebagai "GPS" yang memandu dan mengarahkan organisasi untuk mencapai tujuan. Peta Strategi dan IKU juga berfungsi sebagai suatu sistem peringatan dini bagi strategi organisasi, memberi sinyal apabila terdapat masalah pada suatu elemen dari setiap rencana yang dijalankan. Sedangkan manajemen risiko berfungsi untuk mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko-risiko yang mungkin timbul yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi. Pengelolaan kinerja dan manajemen risiko harus berjalan bersama, karena keduanya akan menentukan keberhasilan pencapaian organisasi.
Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, menjaga jarak serta menyediakan hand sanitizer.
#kemenkeuri
#DJPb
#KPPNPutussibau
#KawalAPBN











