
UMKM merupakan sektor usaha yang paling terdampak oleh perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Merespon kondisi tersebut, Pemerintah telah menyusun Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang salah satu klusternya berfokus untuk membantu keberlangsungan dan daya tahan UMKM. Sebagai sektor usaha yang paling terdampak pandemi, sektor UMKM mendapatkan penambahan alokasi Program PEN dari semula Rp123,46 triliun menjadi Rp128,21 triliun. Alokasi tersebut untuk mendukung relaksasi/restrukturisasi kredit UMKM, subsidi bunga, serta insentif perpajakan sebagai upaya untuk melindungi dan menjaga perekonomian dari sisi penawaran (supply side).
Sebagai instansi vertikal Kementerian Keuangan di daerah, KPPN Putussibau berpartisipasi secara aktif mensukseskan Pelaksanaan Program PEN, termasuk untuk sektor UMKM. Pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2020, KPPN Putussibau menyelenggarakan Rakor Pemberdayaan UMKM Melalui Program PEN yang dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UMKM Kabupaten Kapuas Hulu, Pimpinan Bank Kalbar Cabang Putussibau, Pimpinan Bank Kalbar Cabang Semitau, Pimpinan Bank BRI Cabang Putussibau, Pimpinan Bank Mandiri Putussibau, Pimpinan Bank BNI Cabang Putussibau, serta Pimpinan Pegadaian Cabang Putussibau. Agenda Rakor ini adalah menyamakan persepsi mengenai urgensi pemberdayaan UMKM, troubleshooting permasalahan penyaluran KUR dan UMi, serta membangun sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholders dalam akselerasi eksekusi program PEN, khususnya bagi pemberdayaan UMKM di Kabupaten Kapuas Hulu.
Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kabupaten Kapuas Hulu, Bapak Abang Chairul mengapresiasi pertemuan yang diinisiasi dan difasilitasi oleh KPPN Putussibau tersebut. Dari hasil evaluasi yang disampaikan oleh Bapak Abang Chairul, salah satu kendala yang dihadapi terkait dengan ketersediaan dan validitas data UMKM di Kabupaten Kapuas Hulu. Diharapkan pihak perbankan dan Pegadaian sebagai lembaga penyalur kredit di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dapat memberikan dukungan serta melakukan sharing data dalam rangka mengoptimalkan pendampingan dan pembinaan bagi UMKM yang akan dilakukan oleh pemda. Selaras dengan harapan pemda, pihak perbankan dan Pegadaian menyambut baik dan berkomitmen untuk mendukung akselerasi program PEN di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Akselerasi dan optimaliasi penyaluran pembiayaan bagi UMKM di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sektor usaha sebagai penggerak utama perekonomian sehingga dapat segera bangkit dan melewati tantangan resesi. Sinergi, kolaborasi, serta komitmen dari seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci penting keberhasilan dalam mengawal pelaksanaan program PEN di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.












